Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persija Bidik Puncak Klasemen, PSM Waspadai Skema Bola Mati

Dhian Harnia Patrawati • Rabu, 18 Februari 2026 | 15:26 WIB
Persija Jakarta siap jamu PSM Makassar di JIS. Shayne Pattynama bidik kemenangan demi pangkas jarak dengan Persib di puncak klasemen liga.
Persija Jakarta siap jamu PSM Makassar di JIS. Shayne Pattynama bidik kemenangan demi pangkas jarak dengan Persib di puncak klasemen liga.

RADAR BALI – Persija Jakarta bersiap menjamu PSM Makassar dalam laga lanjutan Super League 2025-2026 di Jakarta International Stadium (JIS) pada Jumat, 20 Februari 2026.

Pertandingan ini menjadi momentum krusial bagi Macan Kemayoran untuk memangkas jarak dengan pemuncak klasemen, Persib Bandung.

Bek kiri Persija Jakarta Shayne Pattynama, menyatakan kesiapannya untuk membantu timnya mengamankan tiga poin penuh di kandang.

Meski baru bergabung dari Buriram United pada Januari lalu, Pattynama sudah menebar ancaman bagi rival-rival Persija, termasuk Persib Bandung dan Borneo FC yang saat ini unggul di klasemen sementara.

Persija saat ini tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 44 poin dari 21 laga setelah menelan kekalahan pahit dari Arema FC.

Hasil tersebut membuat selisih poin dengan Persib berpotensi menjauh menjadi enam poin. Oleh karena itu, kemenangan atas PSM Makassar menjadi harga mati.

Pattynama, yang baru mencatatkan 18 menit bermain dalam dua laga terakhir di bawah asuhan Pelatih Persija Mauricio Souza mengaku antusias menyambut laga di JIS. Ini akan menjadi pengalaman pertamanya merumput di stadion megah tersebut.

"Kami berlatih tiap hari dan punya rencana permainan yang bagus. Saya sudah tidak sabar merasakan atmosfer JIS untuk pertama kalinya bersama Jakmania," ujar bek 27 tahun ini Rabu (18/2/2026).

Ancaman Bola Mati Macan Kemayoran

Sementara itu, PSM mewaspadai skema bola mati yang akan diterapkan Persija dalam pertemuan kedua tim. 

Kewaspadaan PSM Makassar terhadap bola mati bukan tanpa alasan.

Sepanjang musim 2025-2026, Persija Jakarta tercatat sebagai salah satu tim paling mematikan dalam memanfaatkan situasi bola mati. Beberapa gol krusial mereka lahir dari skema ini:

Gol kemenangan lawan Persita Tangerang tercipta melalui sundulan setelah menerima umpan sepak pojok akurat dari sisi kiri.

Persija mengunci kemenangan di kandang Bali United lewat eksekusi tendangan bebas langsung yang menghujam pojok gawang lawan.

Kehadiran bek seperti Jordi Amat yang sering maju saat situasi bola mati terbukti merepotkan pertahanan lawan dalam duel-duel udara di kotak penalti.

Celah di Pertahanan Juku Eja

Di sisi lain, PSM Makassar datang dengan rapor merah dalam mengantisipasi bola mati. Dalam beberapa laga terakhir, lini pertahanan Juku Eja tampak rapuh.

PSM kebobolan saat melawan PSBS Biak melalui skema tendangan bebas setelah pelanggaran bek Syahrul Lasinari.

Pelanggaran Savio Roberto berujung gol pembuka Dewa United yang gagal dibendung kiper Reza Arya Pratama.

Kelemahan ini bisa menjadi santapan empuk bagi Persija Jakarta yang memiliki deretan eksekutor berkelas seperti Gustavo Almeida dan Maxwell.

Jika PSM tidak disiplin dalam melakukan pelanggaran di area berbahaya, mereka terancam pulang dengan tangan hampa dari Jakarta.***

Editor : Ibnu Yunianto
#persib bandung #liga 1 #berita bola #psm makassar #persija jakarta #Super League Indonesia #Persija Jakarta vs PSM Makassar #BRI Super League 2025 2026 #Shayne Pattynama #jakarta international stadium #Persija vs PSM Makassar