RADAR BALI - Pertandingan tunda pekan ke-24 Serie A yang mempertemukan AC Milan melawan Como di Stadion San Siro, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB, berlangsung dengan tensi tinggi.
Laga yang sempat tertunda akibat pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 ini menjadi momen krusial bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di papan atas klasemen.
Sejak peluit dibunyikan, tuan rumah yang dipimpin Pelatih Massimiliano Allegri langsung mengambil inisiatif serangan.
AC Milan mendominasi penguasaan bola hingga 58% dan terus menggempur pertahanan tim tamu.
Peluang emas sempat lahir melalui kaki Christian Pulisic yang melepaskan tembakan jarak jauh terukur. Namun, aksi gemilang kiper Emil Audero berhasil menepis bola dan menggagalkan ambisi Milan untuk unggul lebih cepat.
Di sisi lain, tim besutan Pelatih Cesc Fabregas tampil sangat disiplin. Lari Galariani menumpuk pemain di area penalti dan sesekali melancarkan serangan balik cepat melalui Patrick Cutrone.
Tanpa kehadiran Adrien Rabiot di lini tengah karena sanksi akumulasi kartu, motor serangan Milan yang dikomandoi Tijjani Reijnders tampak kesulitan membongkar rapatnya barisan belakang Como.
Ambisi Memangkas Jarak di Klasemen
AC Milan menatap laga ini dengan modal rekor tak terkalahkan dalam 23 pertandingan.
Kemenangan menjadi harga mati bagi skuad asuhan Pelatih Massimiliano Allegri guna memangkas jarak delapan poin dari Inter Milan yang masih kokoh di puncak klasemen.
Saat ini, Rossoneri berada di peringkat kedua dengan koleksi 53 poin.
"Kami berada di momen akhir musim. Mulai dari sekarang, hasil-hasil pertandingan akan menentukan bagaimana musim kami berakhir," ujar Pelatih Massimiliano Allegri sebelum laga.
Kondisi Skuad dan Catatan Pertemuan
Dalam laga ini, Milan harus bermain tanpa Adrien Rabiot (suspensi) dan Santiago Gimenez yang masih dibekap cedera pergelangan kaki.
Sementara itu, kubu Como juga pincang menyusul absennya Edoardo Goldaniga, Assane Diao, serta striker andalan Alvaro Morata yang terkena hukuman kartu merah.
Secara historis, AC Milan memiliki catatan superior dengan menyapu bersih tiga kemenangan atas Como sejak tim tersebut promosi ke Serie A.
Meski demikian, Como datang dengan kepercayaan diri tinggi berkat performa tandang mereka yang impresif, meski mereka memiliki catatan kurang apik saat berhadapan dengan tim-tim penghuni papan atas.
Pada menit ke-32, Nico Paz berhasil mengelabuhi kiper AC Milan Mike Maignan. Dengan gol tersebut, mantan pemain Real Madrid itu telah mengemas 15 gol musim ini. Nico adalah pemain u-21 pertama yang bisa mencapai angka gol tersebut sejak musim 2022/2023. ***
Tertinggal 0-1, Milan meningkatkan serangan di babak kedua dengan penguasaan bola hingga 53 persen. Usaha tersebut membuahkan hasil ketika Rafael Leao mencetak gol ke gawang Emil Audero di menit ke-64.
Dengan hasil ini, selisih jarak AC Milan dan Inter Milan terpangkas menjadi 7 poin. ***
Editor : Ibnu Yunianto