Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Update Medali Milano Cortina 2026: Dominasi Tiongkok di Udara dan Kejayaan Belanda di Lintasan Es

Dhian Harnia Patrawati • Sabtu, 21 Februari 2026 | 09:58 WIB

Suami-istri Wang Xindi and Xu Mengtao merayakan perkawinan emas nomor men's aerial dan women's aerial freestyle skiing yang mereka dapatkan di Milan-Cortina 2026.
Suami-istri Wang Xindi and Xu Mengtao merayakan perkawinan emas nomor men's aerial dan women's aerial freestyle skiing yang mereka dapatkan di Milan-Cortina 2026.

RADAR BALI - Hari ke-14 gelaran Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 pada Jumat (20/2) menyuguhkan berbagai aksi panggung spektakuler.

Salah satu sorotan utama hari ini adalah keberhasilan bintang freestyle skiing Amerika Serikat Alex Ferreira meraih emas di nomor halfpipe.

Veteran berusia 31 tahun itu sebelumnya meraih perak di Olimpiade PyeongChang 2018 dan perunggu di Beijing 2022.

Melalui kombinasi tiga lompatan 1080 dan lima double corks berturut-turut pada putaran final, Ferreira meraih skor 93,75.

"Ini adalah momen Lionel Messi saya," ujarnya haru, merujuk pada momen haru Kapten Timnas Argentina Lionel Messi saat akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia di Final 2022.

Dominasi Tiongkok dan Kisah Cinta di Podium

Arena men's aerials menjadi saksi dominasi Tiongkok. Wang Xindi berhasil mengamankan medali emas dengan skor 132,60 dengan mengalahkan juara dunia Noe Roth dari Swiss.

Kemenangan tersebut terasa sangat romantis karena dua hari sebelumnya, sang istri, Xu Mengtao, juga sukses mempertahankan gelar nomor freestryle aerials putri.

Pasangan Wang Xindi-Xu Mengtao menjadi salah satu dari sedikit pasangan suami-istri yang memenangkan emas individu pada edisi Olimpiade yang sama.

Kawinnya emas nomor men's aerial dan women's aerial serta medali perunggu dari debutan Li Tianma, membawa total perolehan Tiongkok melampaui rekor medali mereka di Vancouver 2010 dan Turin 2006.

Kejayaan dari Lintasan Es dan Biathlon

Belanda kembali menunjukkan taringnya di cabang speed skating. Antoinette Rijpma-de Jong meraih emas pertamanya di Olimpiade keempatnya pada nomor 1.500 m putri.

Di sektor short track, tim putra Belanda juga mencetak sejarah dengan meraih emas pertama mereka di nomor estafet 5.000 m.

Sementara itu, dari lintasan short track 1.500 m putri, Korea Selatan menunjukkan kelasnya dengan finis 1-2 melalui Kim Gilli dan Choi Minjeong.

Di pegunungan Anterselva, atlet Norwegia Johannes Dale-Skjevdal tampil sempurna tanpa meleset satu sasaran pun untuk memenangkan nomor biathlon 15 km mass start, sekaligus memperkokoh posisi Norwegia di puncak klasemen.

Klasemen Medali Sementara (Hingga Hari ke-14)

Berikut adalah posisi papan atas perolehan medali sementara setelah rangkaian pertandingan hari Jumat berakhir:

Peringkat Negara Emas Perak Perunggu Total
1 Norwegia 17 - - 17+
2 Amerika Serikat 10 - - 10+
3 Belanda 6 - - 6+
4 Tiongkok 4 3 5 12
5 Korea Selatan 2 2 - 4+
Editor : Ibnu Yunianto
#ski halfpipe olympics 2026 #Olimpiade Musim Dingin 2026 #piala dunia 2026 #Johannes Dale Skjevdal #2026 Winter Olympics #Biathlon #olimpiade musim dingin #milano cortina #Antoinette Rijpma de Jong #klasemen medali #China #ski gaya bebas #Milano Cortina 2026 #Wang Xindi #hoki es #Alex Ferreira #Su Yiming #tiongkok #freestyle #Short Track #Team USA #seluncur salju slopestyle putra #hoki es Olimpiade #speed skating Olimpiade #Xu Mengtao #Freestyle Skiing #belanda #hoki es Indonesia