RADAR BALI - Tim Amerika Serikat berhasil menunjukkan dominasi mereka dalam ajang Olimpiade Musim Dingin 2026 Cabor Ski Gaya Bebas nomor Aerials Campuran (freestyle skiing mixed aerials).
Bertanding di Livigno Snow Park, Italia, pada Sabtu (21/2), trio Kaila Kuhn, Connor Curran, dan Christopher Lillis sukses meraih medali emas sekaligus mempertahankan gelar juara bertahan yang mereka raih empat tahun lalu.
Kemenangan ini diraih setelah tim Amerika Serikat mencatatkan skor gabungan yang fantastis sebesar 325,35 poin pada babak Super Final.
Hasil ini menempatkan mereka di puncak podium, mengungguli tim Swiss yang meraih medali perak dan Republik Rakyat Tiongkok yang harus puas dengan medali perunggu.
Persaingan dalam 2026 Winter Olympics freestyle skiing ini berlangsung sengit sejak babak kualifikasi.
Berikut adalah ringkasan perolehan poin di babak final:
Negara Atlet Skor Akhir Medali
Amerika Serikat Kuhn, Curran, Lillis 325,35 Emas
Swiss Kozomara, Werner, Roth 296,91 Perak
Tiongkok Xu, Wang, Li 279,68 Perunggu
Tim Amerika Serikat tampil dengan susunan pemain yang berbeda dibandingkan saat di Beijing 2022.
Hanya Christopher Lillis yang tersisa dari skuad lama. Meski demikian, mereka tampil tanpa celah di tiga lompatan penentu.
Perlawanan Sengit dari Tiongkok dan Swiss
Republik Rakyat Tiongkok sebenarnya memasuki babak final dengan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya memenangkan medali emas di nomor individu putra dan putri.
Di babak Final 1, Tiongkok sempat menempel ketat Amerika Serikat di posisi kedua.
Namun, drama terjadi di babak Final 2. Atlet Tiongkok, Wang Xindi, dan Li Tianma, mengalami pendaratan yang kurang sempurna.
Li bahkan mengalami insiden hingga kedua skinya patah saat mendarat, yang mengakibatkan perolehan poin mereka tertahan di angka 279,68.
Kegagalan ini dimanfaatkan dengan baik oleh tim Swiss. Noé Roth dan kawan-kawan tampil konsisten untuk mengamankan posisi kedua dengan 296,91 poin.
Penutup yang Manis bagi Christopher Lillis
Christopher Lillis menjadi penentu kemenangan Amerika Serikat.
Sebagai pelompat terakhir, ia mengeksekusi gerakan dengan presisi tinggi dan mendapatkan 117,19 poin, sekaligus mengunci medali emas bagi negaranya.
Bagi Tiongkok, meski gagal meraih emas, medali perunggu ini menjadi podium ke-13 mereka sepanjang pelaksanaan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026.***
Editor : Ibnu Yunianto