RADAR BALI – Bali United FC tengah dalam situasi yang suli pada awal putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Serdadu Tridatu tercatat belum meraih satu pun kemenangan dalam empat laga terakhir yang telah dijalani.
Rentetan hasil minor tersebut dimulai saat menjamu Semen Padang yang berakhir imbang 3-3.
Setelah itu, Bali United harus mengakui keunggulan tuan rumah Persik Kediri dengan skor 2-3.
Kondisi semakin sulit setelah dua laga kandang terakhir berakhir dengan kekalahan, masing-masing 1-3 dari Persebaya Surabaya dan 0-1 dari Persija Jakarta.
Menghadapi pekan ke-22 melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Bek Bali United Kadek Arel menyambut laga tersebut dengan motivasi tinggi.
"Kami melihat laga besok malam menghadapi PSIM Yogyakarta sangat penting. Apalagi kami di putaran kedua belum meraih kemenangan dan semoga besok kami bisa meraih hasil yang baik untuk kembali ke jalur positif," jelas kapten Timnas Indonesia U23 tersebut.
Evaluasi Teknis Pelatih Johnny Jansen
Pelatih Bali United Johnny Jansen mengakui adanya penurunan performa signifikan.
Mantan nakhoda PEC Zwolle tersebut menyatakan telah melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk melalui analisis video pertandingan untuk mencari solusi bersama para pemain.
"Ada beberapa hal yang kami ubah untuk bisa meraih kembali poin sempurna. Kami bicara dengan pemain, menunjukkan beberapa video pertandingan, dan mencari solusi untuk rencana kita bersama," ungkap Coach Johnny.
Sejumlah kelemahan yang perlu dibenahi sebelum bertolak ke Bantul adalah kurangnya komunikasi antar pemain belakang dan kurangnya fokus sepanjang pertandingan.
Dua hal tersebut membuat sejumlah blunder individu yang menyebabkan patahnya enam clean sheet beruntun di akhir putaran pertama.
Selain itu, lini belakang Serdadu Tridatu juga sangat rentan dalam situasi set-pieces. Ketiga gol Semen Padang di laga pembuka putaran kedua lahir dari skema tendangan bebas dan sudut.
Dua rekrutan anyar Serdadu Tridatu, Teppei Yachida dan Diego Campos juga masih belum nyetel dengan tim. Mereka masih kesulitan beradaptasi dengan ritme kompetisi dan skema taktik yang diinginkan Pelatih Johnny Jansen.
Memori Pertemuan dengan Laskar Mataram
Pertemuan dengan PSIM Yogyakarta kali ini mengusung misi balas dendam.
Pada putaran pertama di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali United menyerah 1-3 dari Laskar Mataram.
Meski demikian, Serdadu Tridatu memiliki modal kepercayaan diri karena pernah menumbangkan lawan yang sama dengan skor telak 6-0 pada laga persahabatan sebelum kompetisi dimulai.
"Persiapan yang sama seperti sebelumnya dan tidak ada kendala. Persiapannya juga baik selama seminggu terakhir dan kami ingin menang di laga besok malam," pungkas Coach Johnny.
Rekap 4 Laga Terakhir Bali United:
Bali United 3 - 3 Semen Padang
Persik Kediri 3 - 2 Bali United
Bali United 1 - 3 Persebaya Surabaya
Bali United 0 - 1 Persija Jakarta***
Editor : Ibnu Yunianto