Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jelang Bertemu PSIM, Bali United Benahi Koordinasi di Lini Belakang

Dhian Harnia Patrawati • Senin, 23 Februari 2026 | 13:32 WIB

 

Pelatih Johnny Jansen dan Bek Bali United Kadek Arel dalam keterangan pers sebelum bertemu PSIM Jogja di Bantul malam ini.
Pelatih Johnny Jansen dan Bek Bali United Kadek Arel dalam keterangan pers sebelum bertemu PSIM Jogja di Bantul malam ini.

RADAR BALI – Bali United FC tengah dalam situasi yang suli pada awal putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Serdadu Tridatu tercatat belum meraih satu pun kemenangan dalam empat laga terakhir yang telah dijalani.

Rentetan hasil minor tersebut dimulai saat menjamu Semen Padang yang berakhir imbang 3-3.

Setelah itu, Bali United harus mengakui keunggulan tuan rumah Persik Kediri dengan skor 2-3.

Kondisi semakin sulit setelah dua laga kandang terakhir berakhir dengan kekalahan, masing-masing 1-3 dari Persebaya Surabaya dan 0-1 dari Persija Jakarta.

Menghadapi pekan ke-22 melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Bek Bali United Kadek Arel menyambut laga tersebut dengan motivasi tinggi.

"Kami melihat laga besok malam menghadapi PSIM Yogyakarta sangat penting. Apalagi kami di putaran kedua belum meraih kemenangan dan semoga besok kami bisa meraih hasil yang baik untuk kembali ke jalur positif," jelas kapten Timnas Indonesia U23 tersebut.

Evaluasi Teknis Pelatih Johnny Jansen

Pelatih Bali United Johnny Jansen mengakui adanya penurunan performa signifikan.

Mantan nakhoda PEC Zwolle tersebut menyatakan telah melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk melalui analisis video pertandingan untuk mencari solusi bersama para pemain.

"Ada beberapa hal yang kami ubah untuk bisa meraih kembali poin sempurna. Kami bicara dengan pemain, menunjukkan beberapa video pertandingan, dan mencari solusi untuk rencana kita bersama," ungkap Coach Johnny.

Sejumlah kelemahan yang perlu dibenahi sebelum bertolak ke Bantul adalah kurangnya komunikasi antar pemain belakang dan kurangnya fokus sepanjang pertandingan.

Dua hal tersebut membuat sejumlah blunder individu yang menyebabkan patahnya enam clean sheet beruntun di akhir putaran pertama.

Selain itu, lini belakang Serdadu Tridatu juga sangat rentan dalam situasi set-pieces. Ketiga gol Semen Padang di laga pembuka putaran kedua lahir dari skema tendangan bebas dan sudut.

Dua rekrutan anyar Serdadu Tridatu, Teppei Yachida dan Diego Campos juga masih belum nyetel dengan tim. Mereka masih kesulitan beradaptasi dengan ritme kompetisi dan skema taktik yang diinginkan Pelatih Johnny Jansen.

Memori Pertemuan dengan Laskar Mataram

Pertemuan dengan PSIM Yogyakarta kali ini mengusung misi balas dendam.

Pada putaran pertama di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali United menyerah 1-3 dari Laskar Mataram.

Meski demikian, Serdadu Tridatu memiliki modal kepercayaan diri karena pernah menumbangkan lawan yang sama dengan skor telak 6-0 pada laga persahabatan sebelum kompetisi dimulai.

"Persiapan yang sama seperti sebelumnya dan tidak ada kendala. Persiapannya juga baik selama seminggu terakhir dan kami ingin menang di laga besok malam," pungkas Coach Johnny.

Rekap 4 Laga Terakhir Bali United:

Bali United 3 - 3 Semen Padang

Persik Kediri 3 - 2 Bali United

Bali United 1 - 3 Persebaya Surabaya

Bali United 0 - 1 Persija Jakarta***

Editor : Ibnu Yunianto
#head to head #psim vs bali united #Jadwal Bali United #kadek arel #jadwal PSIM #prediksi pertandingan #prediksi skor #BRI Super League #klasemen liga 1 #semen padang #persija #bali united #PSIM Jogja vs Bali United #Persebaya #Klasemen Super League #psim jogja