RADAR BALI – Bhayangkara Presisi Lampung FC tengah berada dalam tren positif usai menyapu bersih dua laga tandang beruntun di Jawa Timur.
Meski baru saja menumbangkan raksasa Persebaya Surabaya dan Persik Kediri, Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster menegaskan timnya tidak akan memandang sebelah mata Semen Padang FC pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/26.
Laga kandang ini dijadwalkan berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (24/2) pukul 20.30 WIB.
Walaupun tim tamu datang dengan modal kurang meyakinkan setelah gagal menang dalam dua laga terakhir, Paul Munster tetap waspada.
"Semen Padang adalah tim yang bagus, tidak akan kami anggap remeh tim yang berlaga di Super League. Fokus kami untuk pertandingan besok," ujar Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster, Senin (23/2).
Dalam pertandingan nanti, The Guardian of Saburai dipastikan kehilangan bek andalan, Nehar Sadiki, akibat akumulasi kartu kuning.
Namun, Munster mengaku tidak khawatir dengan absennya pemain asal Makedonia Utara tersebut.
Baginya, kondisi ini justru menciptakan persaingan sehat di dalam skuat untuk memperebutkan posisi utama.
Senada dengan sang pelatih, Kiper Bhayangkara FC Aqil Savik menyatakan kesiapan timnya sudah cukup matang.
Aqil juga telah melakukan evaluasi mandiri setelah gawangnya kebobolan tiga gol saat menang dramatis 4-3 atas Persik Kediri, Jumat (20/2) lalu.
"Mudah-mudahan persiapan bagus ini bisa kami aplikasikan di lapangan. Kami membawa semangat dari pertandingan tandang kemarin," kata Aqil Savik.
Momentum Henry Doumbia
Ketajaman lini depan Bhayangkara FC juga sedang menjadi sorotan, terutama performa penyerang baru Henry Doumbia.
Pemain asal Pantai Gading ini menjadi aktor kunci dalam dua kemenangan tandang terakhir dengan masing-masing mencetak satu gol ke gawang Persebaya dan Persik.
Henry mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan Paul Munster sejak didatangkan pada bursa transfer paruh kedua.
Baginya, raihan enam poin dari dua laga besar di Jawa Timur harus menjadi modal untuk menjaga konsistensi.
"Lawan Persik sangat berat, kami cetak empat gol dan itu bukanlah sesuatu yang mudah. Dengan hasil bagus di luar kandang, kini kami lebih mudah untuk masuk ke jalur. Yang penting bukanlah dua gol saya, tapi kemenangan itu," tegas Henry Doumbia.
Pemain asal Pantai Gading ini mengingatkan rekan setimnya agar tidak cepat puas dan tetap bekerja keras mengingat perjalanan musim 2025/26 masih panjang.
Kemenangan atas Semen Padang FC di hadapan pendukung sendiri menjadi target mutlak demi merangsek ke papan atas klasemen.***
Editor : Ibnu Yunianto