Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bhayangkara FC vs Semen Padang 4-0: Persebaya Terdepak dari Papan Atas

Dhian Harnia Patrawati • Rabu, 25 Februari 2026 | 04:23 WIB

Bhayangkara FC menang 4-0 atas Semen Padang dan naik ke papan atas klasemen Super League 2025 2026.
Bhayangkara FC menang 4-0 atas Semen Padang dan naik ke papan atas klasemen Super League 2025 2026.

RADAR BALI – Bhayangkara Presisi Lampung FC tampil perkasa saat menjamu Semen Padang dalam lanjutan Super League 2025/2026.

Bertanding di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim pada Selasa (24/2), tim berjuluk The Guardian tersebut melumat tamunya dengan skor telak 4-0.

Kemenangan ini membawa dampak signifikan di tabel klasemen.

Bhayangkara Presisi Lampung FC kini merangkak naik ke posisi lima besar dengan koleksi 35 poin dari 23 pertandingan, sekaligus mendepak Persebaya dari jajaran papan atas.

Bhayangkara langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan.

Kebuntuan pecah pada menit ke-25 setelah tuan rumah mendapatkan hadiah penalti.

Moussa Sidibe yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan kiper Semen Padang, Arthur Agusto, untuk membawa Bhayangkara unggul 1-0.

Upaya Semen Padang untuk bangkit justru menemui jalan terjal. Pada menit ke-34.

Mereka harus bermain dengan 10 orang setelah Boubakary Diarra menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras terhadap Wahyu Subo Seto.

Pesta Gol di Babak Kedua

Unggul jumlah pemain membuat pasukan asuhan pelatih Paul Munster semakin beringas di babak kedua.

Baru dua menit laga berjalan, Ryo Matsumura dijatuhkan di kotak terlarang. Ryo yang mengambil sendiri tendangan penalti tersebut berhasil mengubah skor menjadi 2-0.

Penderitaan Kabau Sirah berlanjut pada menit ke-53. Moussa Sidibe mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan umpan matang dari Privat Mbarga.

Tidak berhenti di situ, Bernard Henri Cedric Doumbia menutup pesta gol tuan rumah pada menit ke-73 usai meneruskan asis dari Ryo Matsumura. Skor 4-0 bertahan hingga laga usai.

Komentar Kedua Pelatih

Usai laga, Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC Paul Munster memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi anak asuhnya. Ia menekankan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari mentalitas yang tepat.

"Malam ini, saya yakin kami pantas menang. Kapan pun kami bermain, baik di rumah maupun di luar, tentu harus bermain untuk menang. Fokus pada performa dan konsistensi adalah hal yang paling penting," tegas Paul Munster.

Di sisi lain, Pelatih Semen Padang Dejan Antonic merasa kecewa dengan kepemimpinan wasit. Ia menyoroti dua penalti dan kartu merah yang diterima timnya, serta efektivitas penggunaan VAR.

"Ya kami kalah hari ini, tapi saya bisa lihat pertandingan cukup lucu, dua penalti langsung kartu merah, VAR tidak jalan. Saya tidak tahu apa yang terjadi," ujar Pelatih Dejan Antonic.

Hasil ini menempatkan Bhayangkara FC di peringkat 5 klasemen sementara Super League dengan 35 poin.

The Guardians mendepak Persebaya yang turun ke posisi 6 klasemen meski memiliki poin yang sama, namun kalah dari produktivitas gol dan catatan head to head. ***

Editor : Ibnu Yunianto
#Sepak Bola Indonesia #moussa sidibe #klasemen liga #Super League Indonesia #dejan antonic #semen padang #hasil pertandingan #Klasemen Super League #paul munster #bhayangkara fc