RADAR BALI - Dunia otomotif kini tertuju pada Chang International Circuit, Buriram.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Thailand terpilih menjadi seri pembuka musim MotoGP 2026 yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini, 27 Februari hingga 1 Maret 2026.
Pergeseran ini menandai dominasi pasar Asia Tenggara yang kian kuat di kalender balap motor dunia.
Musim ini diprediksi menjadi salah satu yang paling kompetitif dengan total 22 seri, termasuk kembalinya GP Brasil setelah absen selama dua dekade.
Namun, sorotan utama tetap tertuju pada "Dream Team" Ducati Lenovo yang menduetkan Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.
Debut yang Dinantikan: Toprak dan Mesin Baru Yamaha
Salah satu daya tarik terbesar musim 2026 adalah debut superstar WorldSBK Toprak Razgatlioglu yang akhirnya melangkah ke MotoGP bersama Prima Pramac Yamaha.
Menariknya, musim ini menjadi momen transisi bagi Yamaha yang mulai memperkenalkan mesin V4 untuk mengejar ketertinggalan dari pabrikan Eropa seperti Ducati dan Aprilia.
Selain itu, debut Diogo Moreira di tim LCR Honda juga memberikan warna baru bagi kompetisi musim ini.
Rookie asal Brasil sekaligus menjadi harapan besar bagi publik Amerika Latin.
Jadwal Seri Pembuka MotoGP Thailand 2026 (WITA)
Sebagai wilayah yang satu zona waktu dengan Thailand (WIB), masyarakat di Bali dan sekitarnya dapat menikmati tayangan balap di waktu yang sangat bersahabat:
Jumat, 27 Februari: Latihan Bebas (Free Practice & Practice)
Sabtu, 28 Februari: Kualifikasi & Tissot Sprint (Pukul 16.00 WITA)
Minggu, 1 Maret: Main Race (Pukul 16.00 WITA)
Selain persaingan di lintasan, GP Thailand kali ini juga menghadirkan sisi hiburan unik melalui "Tuk Tuk Challenge" yang melibatkan pembalap top seperti Jorge Martin dan Fabio Quartararo menggunakan kendaraan ikonik Thailand di dalam sirkuit.
Seri Indonesia: Mandalika Tetap Menanti
Bagi penggemar di tanah air, Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika dijadwalkan akan tetap menjadi bagian dari rangkaian tur Asia pada musim gugur nanti, tepatnya pada 9-11 Oktober 2026.
Dengan kontrak sebagian besar pembalap yang akan habis di akhir musim ini, setiap poin di seri pembuka Buriram akan sangat krusial tidak hanya untuk gelar juara, tetapi juga untuk posisi tawar di pasar transfer pembalap musim depan.***
Editor : Ibnu Yunianto