RADAR BALI - Keberhasilan Persib melumat Madura United dengan skor telak 5-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis 26 Februari 2026, memicu kepuasan mendalam bagi jajaran tim kepelatihan.
Meski tidak bisa mendampingi anak asuhnya secara langsung di pinggir lapangan akibat akumulasi kartu kuning, Pelatih Persib Bojan Hodak tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap performa kolektif timnya yang tampil dominan sepanjang laga.
Juru taktik asal Kroasia tersebut menilai kemenangan besar ini menjadi momentum krusial, terutama dalam mengembalikan aspek psikologis para penyerang.
Baginya, produktivitas lini depan adalah modal utama untuk menjaga konsistensi di pertandingan-pertandingan mendatang.
"Sangat bagus kami bisa menang besar. Penting juga bagi para striker untuk mencetak gol karena mereka butuh kepercayaan diri," ujar Bojan Hodak seusai sesi latihan di GBLA, Jumat (27/2).
Efek kedatangan Sergio Castel juga disebut-sebut sebagai salah satu faktor pembeda dalam dinamika internal Maung Bandung.
Bojan Hodak melihat kehadiran amunisi baru tersebut berhasil memicu persaingan sehat yang memaksa setiap penggawa untuk menunjukkan level permainan terbaiknya demi mendapatkan posisi utama.
Selain faktor individu, kedalaman skuad menjadi kunci keberhasilan Pangeran Biru mengunci tiga poin.
Masuknya tenaga segar dari bangku cadangan terbukti efektif mengubah alur permainan, terutama saat memasuki fase akhir pertandingan yang menguras stamina.
"Hal bagus dari pertandingan terakhir adalah semua pemain pengganti saat masuk memberikan dampak yang besar. Penting bagi kami untuk tidak hanya bergantung pada sebelas pertama," tegasnya.
Keputusan melakukan rotasi pada menit ke-60 menjadi titik balik yang membuat lawan kian tak berdaya.
Strategi ini memungkinkan Persib mengontrol jalannya laga secara total di sepertiga akhir waktu normal.
"Kami butuh 16 pemain, dan setiap orang yang masuk bermain sangat baik. Itu yang membuat perbedaan karena setelah menit ke-60, kami benar-benar mendominasi," terangnya.
Sosok yang menjadi pusat perhatian dalam laga pekan ke-23 Super League 2025/26 tersebut tidak lain adalah Striker Persib Ramon "Tanque" De Souza Andrade.
Pemain berkebangsaan Brasil ini tampil memukau dengan menyarangkan dua gol ke gawang Laskar Sape Kerrab, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai ujung tombak yang mematikan.
Ramon Tanque mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Baginya, gol-gol yang ia cetak merupakan kristalisasi dari kerja sama solid dan dukungan penuh yang diberikan oleh seluruh anggota tim.
"Pertama-tama, terima kasih kepada Tuhan. Saya senang karena bisa mencetak gol lagi dan membantu tim. Terima kasih juga kepada rekan-rekan satu tim atas kepercayaan mereka, serta pelatih dan jajaran staf," ujar Ramon.
Kendati berhasil meraih kemenangan dengan margin gol yang sangat mencolok, pemain bertubuh kekar ini enggan terjebak dalam euforia berlebih.
Ia berkomitmen untuk terus memacu diri dalam sesi latihan guna menjaga tren positif Persib di jalur juara. "Kami akan terus bekerja keras dan lebih keras lagi. Saya yakin hal-hal hebat akan kembali datang (untuk tim ini)," katanya optimistis.
Hasil maksimal memperkuat posisi Persib di jajaran atas klasemen sementara dan memberi sinyal bagi para pesaing mengenai ketajaman lini serang Maung Bandung. ***
Editor : Ibnu Yunianto