GIANYAR, Radar Bali.id – Paceklik kemenangan tentu bukan situasi yang menyenangkan bagi sang Serdadu Tridatu. Momentum untuk bangkit kini hadir di depan mata. Namun tidak mudah, tentunya. Karena Persijap di posisi ke-16 klasemen pasti ingin keluar dari zona degradasi dengan sejumlah amunisi barunya yang mempuni.
Bali United dijadwalkan melakoni laga kandang pekan ke-23 BRI Super League 2025/26 menjamu Persijap Jepara, yang tengah onfire seusai mengandaskan Persebaya Surabaya, 3-1, kali ini di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (28/2/2026) malam Serdadu Tridatu wajib berjuang keras.
Dan, perjuangan kali ini dipastikan akan terasa berbeda, akibat sanksi lantaran insiden pada laga kandang terakhir kontra Persija Jakarta, tribun Stadion Dipta harus kosong tanpa kehadiran suporter. Ini tentu bukan pekerjaan ringan.
Tantangan Tanpa "Pemain Ke-12"
Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, tidak menutupi rasa kecewanya harus berlaga di stadion yang sunyi. Baginya, dukungan suporter adalah nyawa bagi tim.
"Laga besok tanpa suporter dan saya tidak menyukainya. Kehadiran mereka selalu memberikan energi tambahan bagi kami. Namun, meski situasinya sulit, kami tetap harus tampil maksimal di lapangan," tegas Coach Johnny.
Siasat Lini Belakang Tanpa Ferrari
Selain absennya dukungan suporter, lini pertahanan Bali United juga sedikit pincang menyusul kartu merah langsung yang diterima Joao Ferrari pekan lalu.
Guna menambal lubang tersebut, pelatih asal Belanda ini telah menyiapkan skema darurat. Nama-nama seperti Tim Receveur hingga Bagas Adi disiapkan untuk menjaga kedalaman sektor pertahanan Serdadu Tridatu agar tetap kokoh dari gempuran Laskar Kalinyamat.
Momen Krusial Persijap
Saat ini, di pekan ke-23, jarak poin antartim di papan tengah dan bawah tergolong tipis.Persijap Jepara kini berada di peringkat ke-16 dengan 18 poin, sejajar dengan PSBS Biak dan hanya terpaut dua poin dari Madura United.
Sementara PSM Makassar (23 poin) dan Persik Kediri (26 poin) juga belum sepenuhnya aman.
Di sisi lain, Bali United menempati posisi ke-11 dengan 29 poin. Meski relatif lebih aman, performa Serdadu Tridatu dalam lima laga terakhir belum konsisten, dengan dua hasil imbang dan tiga kekalahan.
Misi Ulangi Kemenangan Putaran Pertama
Di sisi lain, Bali United memiliki modal kepercayaan diri yang cukup baik. Pada pertemuan pertama di markas Persijap (19/10/2025) lalu, mereka berhasil mencuri kemenangan 1-2 lewat gol dari Kadek Agung dan Jordy Bruijn.
"Target kami tentu ingin meraih tiga poin kemenangan di laga besok," pungkas Johnny Jansen dengan optimis.
Pertandingan sengit ini dijadwalkan akan kick-off pada pukul 21.30 Wita. Apakah Bali United mampu mengulang kesuksesan putaran pertama meski tanpa dukungan langsung di stadion? Menarik untuk dinantikan karena Laskar Kalinyamat dari Pantura Pulau Jawa juga lagi bagus, seusai melumat Persebaya, Surabaya, 3-1.[*]
Editor : Hari Puspita