RADAR BALI - Semen Padang FC resmi menunjuk Imran Nahumarury sebagai pelatih kepala baru untuk memimpin tim pada sisa kompetisi BRI Super League musim 2025/2026.
Penunjukan ini menjadi langkah krusial manajemen sebelum klub berjuluk Kabau Sirah tersebut bertandang ke Stadion Maguwoharjo, Sleman, untuk menghadapi PSBS Biak pada Senin, 9 Maret 2026.
Mantan pelatih Malut United ini menggantikan Dejan Antonic yang baru saja mengakhiri kerja sama dengan pihak klub.
Kehadiran sosok yang akrab disapa Coach Imran ini menjadikannya pelatih ketiga Semen Padang musim ini, setelah sebelumnya kursi kepelatihan sempat diduduki oleh Eduardo Almeida dan Dejan Antonic.
CEO Semen Padang FC Hermawan Ardiyanto mengungkapkan bahwa manajemen telah mencapai kesepakatan dengan pelatih berlisensi AFC Pro tersebut untuk menahkodai tim dalam sepuluh pertandingan tersisa.
"Imran bukanlah nama baru di sepak bola Indonesia dan kami sudah mencapai kesepakatan dengannya untuk menangani klub sampai akhir musim," ujar CEO Semen Padang FC Hermawan Ardiyanto.
Misi Keluar dari Dasar Klasemen
Tugas berat sudah menanti di depan mata. Saat ini, Semen Padang masih terbenam di dasar klasemen dengan koleksi 17 poin dari 24 pertandingan.
Posisi mereka semakin terjepit setelah Persis Solo meraih hasil imbang yang membuat Kabau Sirah kalah dalam selisih gol meski memiliki poin yang sama.
Manajemen saat ini sedang berupaya mempercepat proses administrasi di operator Liga Indonesia Baru agar Pelatih Semen Padang Imran Nahumarury bisa segera mendampingi tim dari pinggir lapangan saat melawan PSBS Biak.
Kemenangan menjadi harga mati jika ingin membuka peluang keluar dari zona merah, mengingat mereka hanya terpaut satu poin dari calon lawan mereka tersebut.
Memutus Rantai Tren Negatif
Laga pekan ke-25 ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan ujian sejarah bagi Kabau Sirah.
Berdasarkan catatan pertemuan, Semen Padang belum pernah menang atas PSBS Biak dalam tiga laga terakhir.
Berikut adalah rekam jejak pertemuan kedua tim:
Liga 1 Musim Lalu: PSBS Biak 2-1 Semen Padang
Pertemuan Lain: PSBS Biak 1-1 Semen Padang
Pertemuan Lain: PSBS Biak 3-2 Semen Padang
Catatan lima pertandingan terakhir Semen Padang juga menunjukkan inkonsistensi.
Setelah sempat menang 1-0 atas Persita, mereka menelan kekalahan telak dari Arema FC (0-3) dan Bhayangkara FC (0-4), serta hanya mampu bermain imbang melawan Malut United dan PSIM Yogyakarta.
Laga Penentuan di Sleman
Di sisi lain, PSBS Biak juga sedang dalam kondisi goyah.
Tim asal Papua tersebut belum meraih kemenangan dalam lima laga terakhir dengan catatan empat kekalahan dan satu hasil imbang.
Kondisi kedua tim yang sama-sama terluka diprediksi akan membuat tensi pertandingan di Stadion Maguwoharjo berlangsung sengit.
Bagi pendukung setia, laga ini akan menjadi panggung pembuktian awal bagi Pelatih Semen Padang Imran Nahumarury.
Apakah ia mampu mematahkan kutukan sejarah sekaligus membawa Kabau Sirah merangkak naik di papan klasemen? Jawabannya akan tersaji pada duel krusial Senin esok.***
Editor : Ibnu Yunianto