Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

PSIM vs Persijap: Van Gastel Waspadai Amunisi Baru Laskar Kalinyamat

Dhian Harnia Patrawati • Rabu, 11 Maret 2026 | 08:29 WIB

Pemain PSIM berjibaku dengan pemain Semen Padang. Laskar Mataram malam ini menjamu Persijap Jepara di pekan ke-25 Super League.
Pemain PSIM berjibaku dengan pemain Semen Padang. Laskar Mataram malam ini menjamu Persijap Jepara di pekan ke-25 Super League.

RADAR BALI – Stadion Sultan Agung akan menjadi saksi bisu duel sengit antara PSIM Yogyakarta menjamu Persijap Jepara pada laga pekan ke-25 BRI Super League 2025/26, Rabu (11/3) pukul 20.30 WIB.

Laskar Mataram membawa kewaspadaan tinggi menghadapi tim tamu yang sedang berupaya keras menjauh dari jerat degradasi.

Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel menaruh perhatian khusus pada transformasi kekuatan Persijap.

Menurutnya, kehadiran amunisi baru di putaran kedua telah mengubah peta kekuatan tim lawan secara signifikan.

"Persijap membawa sekitar 10 pemain baru yang cukup berkualitas, termasuk dari Liga India dan Spanyol," kata Jean Paul Van Gastel seperti dikutip ILeague.

"Dalam tiga pertandingan terakhir mereka mampu mendapat lima poin. Jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit," sambungnya.

PSIM sendiri sedang berusaha memutus tren hasil imbang. Dari lima laga terakhir, Laskar Mataram hanya memetik satu kemenangan dan empat kali berbagi angka.

Kemenangan saat ini menjadi harga mati bagi PSIM yang duduk di peringkat ke-8 dengan 37 poin agar bisa naik ke posisi ke-7 klasemen.

Tekad Persijap Keluar dari Zona Merah

Di kubu lawan, Persijap Jepara datang dengan misi penyelamatan diri.

Saat ini, tim asuhan pelatih Mario Lemos tertahan di peringkat ke-15 dengan koleksi 20 poin, jumlah yang sama dengan penghuni zona merah.

Meski harus tampil tanpa gelandang Wahyudi Hamisi dan bek asing Jose Luis Espinosa Arroyo (Rubio) akibat sanksi kartu, Mario Lemos menegaskan timnya tidak akan mengubah identitas permainan.

"Kita datang dengan fokus penuh dan kita akan coba untuk mendapatkan poin karena itu yang kita butuhkan. Setiap langkah saat ini adalah final karena kita memang sangat membutuhkan poin di setiap laga," tegas Mario Lemos.

Laskar Kalinyamat akan mengandalkan deretan pemain pilar seperti Borja Herrera, Iker Guarrotxena, Carlos Franca, Borja Martinez, hingga Lucas Morelatto untuk menggedor pertahanan tuan rumah.

Kondisi Skuad dan Klasemen Sementara

Kedua tim dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh karena masalah disiplin pemain. 

PSIM Yogyakarta dipastikan kehilangan Fahreza Sudin karena kartu merah pada laga sebelumnya.

Sedangkan Persijap Jepara juga bermain tanpa Wahyudi Hamisi (akumulasi kartu kuning) dan Rubio (kartu merah).

Pertandingan ini diprediksi akan berjalan dengan intensitas tinggi mengingat kedua tim memiliki kepentingan besar untuk memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen sementara.

PSIM kini ada di peringkat ke-8 dengan koleksi 37 poin dari 24 laga. Jika mampu menang dari Persijap nanti, PSIM akan naik ke posisi ke-7.

Sedangkan Persijap masih berjuang untuk menjauh dari zona merah, tepatnya ada di peringkat ke-15 atau satu strip diatas zona degradasi dengan koleksi 20 poin dari 24 laga yang sudah dijalani.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Mario Lemos #berita bola #Laskar kalinyamat persijap #stadion sultan agung bantul #prediksi pertandingan #psim yogyakarta #laskar mataram #Jean Paul van Gastel #BRI Super League 2025 2026 #persijap jepara