RADAR BALI - Arema FC tengah berada dalam situasi sulit menjelang laga krusial melawan Malut United pada pekan ke-26 Super League 2025/2026.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada 3 April 2026 ini menjadi ujian berat bagi Pelatih Arema Marcos Santos setelah timnya babak belur di laga sebelumnya.
Kekalahan 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC di Bandarlampung, Selasa (10/3/2026), menyisakan lubang besar di skuad Singo Edan.
Arema FC harus kehilangan tiga pemain kunci sekaligus akibat kartu merah, yakni Pablo Oliveira, Matheus Blade, dan sang mesin gol, Dalberto Luan Belo.
Absennya Dalberto menjadi kerugian paling mencolok. Bomber asal Brasil ini merupakan striker tersubur Arema FC musim ini dengan torehan 14 gol dan 4 asis.
Pemain kelahiran Bento Fernandes yang sempat membela Madura United ini mendapatkan kartu merah langsung pada menit ke-70 setelah dinilai melakukan pelanggaran keras.
"Dengan tiga kartu merah ini, tentu lawan Malut United akan sulit," ujar Pelatih Arema Marcos Santos.
Selain Dalberto, absennya Pablo Oliveira dan Matheus Blade dipastikan merusak keseimbangan tim.
Pablo mulai menunjukkan performa menanjak di lini tengah, sementara Blade merupakan jantung transisi yang sangat diandalkan untuk menjaga kekokohan pertahanan.
Saat ini, Arema FC masih tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan raihan 31 poin.
David da Silva: Ancaman Nyata dari Ternate
Di sisi lain, Malut United siap mengeksploitasi kondisi Arema yang sedang pincang.
Sorotan utama tertuju pada David da Silva, bomber gaek yang performanya justru kian "gacor" di usia 36 tahun.
Penyerang asal Brasil ini baru saja mencatatkan brace saat melawan PSM Makassar (7/3/2026) di Stadion Kie Raha.
Saat ini, David telah mengoleksi 15 gol, unggul tipis satu gol di atas Dalberto dalam daftar puncak pencetak gol terbanyak.
Meski berpeluang mengulangi kesuksesan menjadi top skor seperti musim 2023–2024, mantan pemain Persebaya Surabaya ini memilih tetap membumi.
"Target saya adalah fokus di setiap pertandingan. Jadi dalam pertandingan yang akan saya hadapi, saya harus bisa memberikan yang terbaik," terang David.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keangkeran markas mereka di Ternate bagi siapapun lawan yang datang.
Statistik Pertemuan dan Prediksi
Meskipun kehilangan pilar utama, Arema FC memiliki modal berharga berupa catatan laga tandang yang impresif musim ini dengan status tidak terkalahkan dalam enam laga (dua menang, empat imbang).
Namun, menghadapi Malut United yang sedang on-fire di bawah komando David da Silva, strategi baru harus segera dirumuskan.
Pertarungan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pembuktian ketajaman dua predator Brasil di liga.
Tanpa Dalberto di lapangan, beban Arema FC untuk membendung agresivitas David da Silva akan menjadi berlipat ganda.***
Editor : Ibnu Yunianto