RADAR BALI - Skuad Persik Kediri kembali menggenjot persiapan usai masa libur Lebaran.
Para penggawa tim berjuluk Macan Putih tersebut mulai menjalani latihan rutin di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, pada Senin sore (23/3/2026).
Latihan ini menandai berakhirnya masa rehat pemain yang berlangsung sejak 13 hingga 22 Maret lalu.
Dalam sesi perdana ini, tampak sejumlah pilar asing dan lokal telah bergabung, mulai dari Adrian Luna, Jon Toral, Jose Enrique, Imanol Garcia, Leonardo Navacchio, Kiko Carneiro, Chechu Meneses, Ernesto Gomez, hingga Rodrigo Dias.
Manajer Persik Kediri Syahid Nur Ichsan mengungkapkan bahwa kondisi fisik dan mental para pemain saat ini berada dalam level yang positif.
Libur panjang bersama keluarga diharapkan menjadi suntikan energi bagi tim untuk menatap sisa laga musim ini.
"Jarak poin saat ini sangat berdekatan, jadi peluang untuk memperbaiki posisi di klasemen masih terbuka. Kami berharap tim bisa memaksimalkan sisa pertandingan, terutama saat bermain di kandang," ujar Syahid.
Saat ini, Persik tertahan di peringkat ke-12 dengan raihan 29 poin. Dengan selisih poin yang tipis antar tim di klasemen, manajemen menegaskan tidak boleh lagi ada poin yang hilang, terutama di laga kandang mendatang.
Senada dengan manajer, Pelatih Persik Kediri Marcos Reina mengapresiasi profesionalisme pemainnya yang tetap menjalankan program latihan mandiri selama libur.
"Kondisi mereka cukup baik, lebih rileks dan fokus. Minggu pertama ini kami fokus pada pemulihan kebugaran dan pembenahan internal, termasuk rencana internal game sebagai simulasi pertandingan," jelas pelatih asal Spanyol tersebut.
Persik Kediri saat ini tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan koleksi 29 poin, sebuah posisi yang dinilai masih sangat rawan mengingat selisih poin antar tim yang kian menipis.
Manajer Persik Kediri Syahid Nur Ichsan menegaskan bahwa setiap laga di sisa musim ini sangat krusial, terutama pertandingan kandang yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meraih poin penuh.
Kesalahan di lini belakang menjadi perhatian serius manajemen karena hilangnya poin akibat kelalaian pertahanan dapat berakibat fatal bagi upaya tim dalam mendongkrak posisi di klasemen BRI Super League 2025/26.
Sebagai langkah konkret, Pelatih Persik Kediri Marcos Reina memfokuskan program latihan pada pembenahan koordinasi lini belakang guna menghindari terulangnya kekalahan telak seperti saat menghadapi Malut United FC.
Evaluasi mendalam dilakukan untuk memperkuat komunikasi antarpemain, termasuk peran bek asing Chechu Meneses, agar pertahanan tim tampil lebih kompak dan solid.
Fokus utama tim kepelatihan adalah menciptakan lini pertahanan yang sulit ditembus demi menjaga catatan nirbobol, sehingga kontribusi gol dari lini ofensif tidak terbuang sia-sia dan kemenangan bisa diamankan dengan lebih pasti.
Misi Bangkit dan Adaptasi Jon Toral
Laga terdekat melawan Persijap Jepara pada 6 April mendatang menjadi momentum krusial bagi Persik.
Marcos Reina menekankan pentingnya koordinasi di lini belakang agar pertahanan tim lebih solid dan tidak mudah kebobolan.
Di tengah persiapan kolektif tersebut, sosok Jon Toral mencuri perhatian. Eks gelandang Arsenal yang baru bergabung di putaran kedua ini mulai menunjukkan peran vital di lini tengah.
Meski debutnya sempat pahit saat dikalahkan Malut United, pemain jebolan La Masia ini kini telah mengoleksi dua gol dan dua asis dari delapan penampilan.
Kehadiran rekan senegara seperti Chechu Meneses, Imanol Garcia, Ernesto Gomez, dan Jose Enrique di bawah arahan Marcos Reina membuat proses adaptasi gelandang berusia 31 tahun itu berjalan mulus.
"Dua bulan telah menjadi bagian keluarga ini. Kami bersama-sama menikmati kemenangan dan kekecewaan. Mari kita bekerja bersama untuk menjadi lebih besar dan baik lagi hingga akhir musim ini," tutur Jon Toral.
Jadwal dan Fokus Persiapan
Pada pekan pertama, Persik fokus pada pemulihan fisik, kekompakan tim, dan perbaikan lini pertahanan. Pada akhir pekan, akan dilakukan internal game sebagai simulasi laga.
Pada pekan depan, Persik akan fokus persiapan teknis spesifik menghadapi strategi Persijap Jepara jelang laga Persik Kediri vs Persijap Jepara pada 6 April 2026.***
Editor : Ibnu Yunianto