Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Cahya Supriadi Masuk Skuad Utama Timnas Indonesia, PSIM Pastikan Turun Lawan Dewa United

Dhian Harnia Patrawati • Selasa, 24 Maret 2026 | 15:52 WIB

Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi terpilih masuk dalam skuad utama Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026.
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi terpilih masuk dalam skuad utama Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026.

RADAR BALI - Kabar membanggakan datang bagi PSIM Jogja. Kiper andalannya, Cahya Supriadi, berhasil menembus skuad final Timnas Senior.

Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah baru bagi pemain kelahiran Karawang, 11 Februari 2003 tersebut, setelah sebelumnya rutin membela tim nasional di berbagai kelompok usia.

Menanggapi pemanggilan ini, Cahya mengaku sangat bersyukur dan langsung mengambil langkah inisiatif untuk menjaga kondisinya.

"Alhamdulillah sangat bangga atas pemanggilan pertama kali ke Timnas senior. Persiapannya, saya melakukan beberapa kali pertemuan dengan pelatih performance pribadi saya untuk melihat lagi apa saja yang masih terus perlu diperbaiki," ungkap Cahya.

Performa Mengkilap di BRI Super League 2025/2026

Pemanggilan Cahya ke Skuad Garuda bukanlah tanpa alasan. Sepanjang musim BRI Super League 2025/2026, ia tampil sangat konsisten sebagai tembok terakhir Laskar Mataram.

Hingga pekan ke-24, Cahya tercatat telah bermain dalam 23 pertandingan dengan total 2.070 menit bermain.

Statistiknya di bawah mistar gawang pun tergolong impresif untuk kiper lokal.

Cahya menjadi salah satu kiper dengan catatan nirbobol terbanyak musim ini. Gawangnya perawan dalam 8 pertandingan.  

Cahya tercatat melakukan 75 penyelamatan krusial yang menggagalkan peluang emas lawan untuk mencetak gol.

Cahya juga tercatat 4 kali menjadi Man of the Match (MOTM), termasuk saat menahan imbang PSM Makassar dan Semen Padang FC.

Kiper muda ini juga membawa misi besar selama berada di bawah arahan pelatih tim nasional.

Dia bertekad menyerap ilmu sebanyak mungkin dari para senior sebagai modal penting dalam pengembangan kariernya.

Dukungan Penuh Manajemen PSIM Jogja

Manajer PSIM Razzi Taruna menyatakan bahwa klub sangat bangga melihat salah satu pemainnya mendapatkan kepercayaan di level tertinggi.

Kepergian Cahya untuk mengikuti pemusatan latihan pada 23-31 Maret 2026 dipastikan tidak akan mengganggu stabilitas tim karena bertepatan dengan FIFA Matchday.

"Mewakili klub, tentu kami sangat senang mendengar Cahya masuk ke dalam skuad final Timnas Senior. Harapan kami, pemanggilan ini menjadi momen bagi Cahya untuk banyak belajar," ujar Razzi.

Siap Hadapi Dewa United

Meskipun harus menepi sejenak dari rutinitas klub, Cahya dipastikan tetap akan menjadi tumpuan PSIM Jogja saat kembali nanti.

Manajemen memastikan bahwa Cahya akan bergabung kembali tepat waktu sebelum laga krusial melawan Dewa United.

"Cahya tetap bisa dimainkan untuk laga melawan Dewa United pada tanggal 3 April. Agendanya bersama Timnas akan selesai pada tanggal 31 Maret," pungkas Razzi.

Dengan bekal pengalaman dari level internasional, kehadiran Cahya diharapkan mampu memberikan rasa aman ekstra bagi lini pertahanan PSIM Jogja dalam misi meraih poin penuh di laga-laga mendatang.***

Editor : Ibnu Yunianto
#kiper timnas #FIFA series 2026 #dewa united #berita bola #timnas indonesia #psm makassar #BRI Super League #cahya supriadi #semen padang #PSIM vs Dewa United #dewa united vs psim jogja #laskar mataram #Razzi Taruna #psim jogja