RADAR BALI - Era Antoine Griezmann di Atletico Madrid resmi berakhir. Pihak klub telah mengonfirmasi bahwa pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka akan hengkang pada akhir musim ini, menutup babak yang mendefinisikan salah satu periode paling sukses dalam sejarah klub.
Penyerang asal Prancis pemenang Piala Dunia tersebut akan memulai perjalanan baru di MLS bersama Orlando City SC.
Kesepakatan telah tercapai, dan pemain berusia 35 tahun ini dilaporkan telah melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk menyelesaikan detail kontrak selama jeda internasional.
Kisah Griezmann bersama Atletico Madrid dimulai pada 2014 setelah pindah dari Real Sociedad.
Sejak saat itu, ia menjelma menjadi pemimpin lini serang sekaligus simbol era Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone.
Statistiknya sangat impresif: 488 penampilan, 211 gol, dan 97 assist, melampaui rekor legenda klub Luis Aragones.
Selama masa baktinya, Griezmann mempersembahkan berbagai trofi bergengsi, yakni Liga Europa 2018, Piala Super UEFA 2018, dan Piala Super Spanyol 2014.
Tantangan Baru di Orlando City
Griezmann akan bergabung dengan Orlando City SC sebagai Designated Player mulai Juli 2026.
Ia menandatangani kontrak hingga musim 2027-2028 dengan opsi perpanjangan hingga 2028-2029.
Di MLS, ia akan berbagi panggung dengan bintang-bintang global lainnya seperti Lionel Messi.
Pemilik Orlando City SC Mark Wilf menyatakan bahwa kedatangan Griezmann adalah momen bersejarah bagi klub dan liga.
Sementara itu, Direktur Olahraga Orlando City SC Ricardo Moreira memuji kecerdasan dan mentalitas juara yang dibawa sang pemain.
Tugas Terakhir di Madrid
Meski kepindahannya sudah resmi, Griezmann masih memiliki misi yang belum tuntas sebelum terbang ke Orlando.
Dia masih harus memimpin tim dalam final Copa del Rey melawan Real Sociedad serta menghadapi Barcelona di babak perempat final Liga Champions.
Griezmann meninggalkan Eropa dengan koleksi gelar individu yang luar biasa, termasuk Pemain Terbaik La Liga, Pemain Terbaik Liga Europa, serta berbagai penghargaan selama membela tim nasional Prancis.
Dengan 298 gol dalam 792 penampilan profesional, ia datang ke Amerika Serikat bukan hanya sebagai bintang, melainkan sebagai legenda hidup sepak bola dunia.***
Editor : Ibnu Yunianto