RADAR BALI - Krisis pemain melanda Arema FC menjelang laga krusial melawan Malut United pada 3 April 2026 dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Skuad asuhan Pelatih Marcos Santos ini dipastikan kehilangan lima pemain asing andalannya sekaligus akibat faktor kedisiplinan.
Situasi ini menjadi pukulan telak bagi tim berjuluk Singo Edan, mengingat kelima pemain tersebut merupakan pilar utama di posisi masing-masing.
Berikut adalah daftar pemain Arema FC yang dipastikan absen:
Striker Dalberto Luan Belo absen akibat sanksi kartu merah yang diterima pada laga sebelumnya kontra Bhayangkara FC.
Gelandang Pablo Oliveira dan gelandang bertahan Matheus Blade absen karena sanksi kartu merah.
Striker Joel Vinicius juga absen akibat akumulasi empat kartu kuning.
Gelandang Betinho Filho absen akibat akumulasi tujuh kartu kuning.
Tak hanya itu, dua pemain asing Arema Walisson Maia dan Valdeci Moreira juga menjalani pemulihan cedera sehingga belum bisa bergabung dalam latihan pascalebaran.
Selain itu, Achmad Maulana juga masih menjalani pemulihan cedera di luar kota.
Persiapan di Tengah Hangatnya Suasana Lebaran
Di tengah ancaman pincangnya lini utama, suasana hangat Lebaran masih terasa saat para penggawa Singo Edan kembali berkumpul di Lapangan Dreams Football Pitch, Pakis, Kabupaten Malang, Selasa (24/3) sore.
Usai menikmati masa libur, tim mulai meningkatkan intensitas latihan sebagai titik awal kebersamaan untuk bangkit di sisa kompetisi.
"Sekarang kami kembali fokus untuk pertandingan berikutnya. Target kami jelas, membawa Arema FC ke posisi yang lebih baik," ujar Pelatih Marcos Santos.
Secara umum, kondisi tim sebenarnya cukup menggembirakan. Sebanyak 33 pemain hadir dalam sesi latihan tersebut, termasuk seluruh legiun asing.
Hanya gelandang serba bisa Arkhan Fikri yang absen dalam latihan perdana karena masih berada di luar kota.
Tantangan Adaptasi dan Strategi Baru
Meski kondisi fisik pemain relatif terjaga, tantangan lain muncul dari masa adaptasi setelah jeda panjang.
Pelatih asal Brasil tersebut dituntut cermat dalam meracik strategi demi menambal lubang yang ditinggalkan lima pemain asingnya.
Kondisi ini memaksa tim pelatih untuk memaksimalkan kekuatan pemain lokal guna menghadapi Malut United di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, pada Jumat (3/4) mendatang.
Laga ini diprediksi akan berjalan sangat sengit mengingat posisi kedua tim di papan klasemen sementara.
Hingga pekan ke-25, Malut United tampil impresif dan bertengger di peringkat ke-4 dengan raihan 45 poin, menjadikan mereka salah satu kuda hitam terkuat musim ini.
Sementara itu, Arema FC masih tertahan di peringkat ke-11 dengan koleksi 31 poin.
Kemenangan atas Malut United menjadi harga mati bagi Singo Edan jika ingin mendongkrak posisi ke papan tengah dan menjauh dari kejaran tim-tim di bawahnya.
Bagi Pelatih Marcos Santos, situasi pelik ini bukanlah alasan untuk menurunkan standar permainan.
"Kami tahu situasinya tidak mudah. Kami harus mulai fokus memikirkan pertandingan berikutnya," pungkas pelatih Arema FC tersebut.***
Editor : Ibnu Yunianto