Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pendekar Wushu Muda Badung "Uji Nyali" ke Kota Pahlawan, Ini Targetnya

Andre Sulla • Jumat, 24 April 2026 | 19:31 WIB
SIAP UNJUK KEBOLEHAN : Ketua Pengkab WI Badung, Elia Damaris Kristiani (tengah), didampingi Sekretaris AA Ngurah Partha Ardy Laksana (kiri) dan Pelatih Teguh Hery Susanto. (ist)
SIAP UNJUK KEBOLEHAN : Ketua Pengkab WI Badung, Elia Damaris Kristiani (tengah), didampingi Sekretaris AA Ngurah Partha Ardy Laksana (kiri) dan Pelatih Teguh Hery Susanto. (ist)

MANGUPURA, RadarBali.id– Pengurus Kabupaten Wushu Indonesia (WI) Badung tampaknya tak ingin setengah hati dalam mematangkan mental para pendekarnya.

Sebanyak 12 atlet terbaik resmi dipersiapkan untuk menginvasi matras Kejuaraan Wushu Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang akan digelar 1–3 Mei mendatang.

Baca Juga: WI Badung Gelar Mangupura Cup 2025, Jaring Ratusan Atlet Wushu se-Bali

Langkah ini menjadi sinyal serius pembinaan olahraga beladiri asal Tiongkok ini di Gumi Keris. Menariknya, dari selusin atlet yang dikirim, mayoritas atau sebanyak 10 orang merupakan atlet kategori junior.

Baca Juga: Keren! Medali Emas untuk Atlet Wushu Bali di Singapura

Mengasah Mental di Level Nasional

Ketua Pengkab WI Badung, Elia Damaris Kristiani, menyebutkan bahwa misi ke Surabaya bukan semata-mata soal membawa pulang medali emas. Lebih dari itu, ini adalah ajang "pemanasan" untuk menebal mental tanding.

"Kami ingin jam terbang mereka meningkat. Kualitas teknik yang hebat tidak akan muncul tanpa mental yang matang. Ini modal penting menghadapi Porsenijar Juni nanti dan target besar di Porprov 2027," kata Elia di Sekretariat KONI Badung.

Persiapan Matang Sejak Awal Tahun

Di bawah arahan pelatih Teguh Hery Susanto, para atlet telah menjalani pusat pelatihan (training center) intensif sejak Januari lalu. Seluruh atlet akan bertarung di nomor taolu (seni). Bahkan, untuk memaksimalkan pengalaman, satu atlet diproyeksikan tampil di tiga hingga lima nomor sekaligus.

Dukungan penuh pun mengalir dari KONI Badung. Sekretaris Umum KONI Badung, Ketut Widia Astika, menitipkan pesan agar para atlet tetap menjaga kedisiplinan dan kondisi fisik di tengah persaingan ketat nanti.

"Bertandinglah dengan penuh percaya diri dan semangat juang. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian di Surabaya," pesan Widia Astika menyemangati para atlet.[*]

Editor : Hari Puspita
#Wushu Indonesia #KONI Badung #beladiri #Turnamen #Wushu