SINGARAJA, Radar Bali.id– Target tinggi dipasang untuk kontingen Kabupaten Buleleng yang berlaga di Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2026.
Para atlet pelajar Denbukit dibebani target kenaikan perolehan medali hingga sepuluh persen sekaligus diminta menempatkan nama daerah di atas segalanya demi raihan prestasi tertinggi.
Baca Juga: Bidik 55 Emas, Tabanan Kirim Pasukan Jumbo 801 Atlet ke Porjar Bali
Sesuai jadwal resmi, Porjar Bali 2026 dibuka pada Jumat, (5/6/2026) wita dan akan berlangsung hingga Rabu, 10/6/2026. Kendati baru dibuka resmi hari ini, tensi persaingan sejatinya sudah memanas lantaran tiga cabang olahraga (cabor) telah dipertandingkan terlebih dahulu sejak Minggu, (31/5/2026) hingga Kamis, (4/6/2026).
”Kalau tidak diberikan target, justru mereka kurang semangat. Saya yakin dengan diberikan beban atau target tertentu, hal itu akan menambah motivasi bertanding mereka untuk merebut juara,” tegas Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, 47, saat memberikan arahan pada Kamis, 4/6/2026.
Pada ajang Porjar Bali 2026 ini, Buleleng membidik misi untuk mempertahankan posisi tiga besar di level provinsi. Target riilnya adalah mengamankan 134 medali emas, perak, dan perunggu, atau melonjak sepuluh persen dari capaian edisi sebelumnya.
Tidak hanya itu, manajemen kontingen juga memasang target agar 75 persen dari total atlet yang dikirim mampu pulang membawa medali.
Ajang regional ini dinilai krusial dan menjadi batu loncatan penting. Sebab, para atlet yang bersinar di Porjar tahun ini akan diproyeksikan masuk ke dalam kerangka tim utama menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027, di mana Buleleng akan bertindak sebagai tuan rumah.
Secara terpisah, Ketua Kontingen yang juga Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, 45, merinci kekuatan penuh yang dikerahkan tahun ini.
”Tahun ini Buleleng mengirimkan kekuatan besar berkekuatan 1.048 atlet, didampingi 191 official, dan 36 panitia pendamping. Mereka akan bertarung habis-habisan pada 38 cabang olahraga resmi dan empat cabang olahraga ekssebisi,” pungkas Surya Bharata.[*]
Editor : Hari Puspita