Di tengah euforia gelaran Piala Dunia 2026 yang melanda pencinta bola sejagat, atmosfer sepak bola di ujung barat Kabupaten Buleleng ternyata tidak kalah membara. Bertempat di Kecamatan Gerokgak, kejuaraan sepak bola bergengsi bertajuk ITT Cup I resmi digulirkan. Tak tanggung-tanggung, gelaran ini berdurasi selama sebulan penuh!
KOMPETISI ini menjadi cerminan nyata betapa tingginya antusiasme, kecintaan, sekaligus "kegilaan" masyarakat setempat terhadap si kulit bundar.
Turnamen ini telah memulai kick-off perdana pada Rabu (1/7/2026) dan direncanakan bakal berlangsung sengit hingga bulan Agustus mendatang.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026: Kapan Brasil, Argentina, dan Inggris Main? Cek di Sini
Pantauan di lokasi, sejak pukul 15.30 Wita, lautan manusia lintas generasi, baik tua maupun muda, tampak sudah memadati Lapangan Desa Celukan Bawang untuk memberikan dukungan. Sebanyak 14 tim terbaik dipastikan ambil bagian dalam turnamen ini, di antaranya:
- Sukla Bali FC, Garuda Muda FC, Kima Laut FC, dan Putra Remaja FC.
- Scudetto FC, Tuan Muda FC, Rajawali FC, dan Bandar Bandeng FC.
- Amartha FC, Putra Fajar FC, Satria Muda FC, dan Gapura Mas FC.
- Tim korporasi PLTU serta Persica.
”Sepak bola di sini sangat diminati masyarakat, makanya setiap ada pertandingan selalu ramai karena sudah menjadi pesta rakyat. Dampak positifnya tidak hanya untuk olahraga, sektor UMKM di sekitar lapangan juga ikut ramai pembeli. Jadi, semua segmen masuk dan merasakan dampaknya,” ujar Camat Gerokgak, I Gede Arya Rimbawa Giri.
Sepanjang tahun 2026 ini, wilayah Buleleng barat tercatat baru menelurkan dua gelaran turnamen sepak bola berskala besar. Pertama adalah Kapolsek Gerokgak Cup I yang baru saja rampung, dan disusul langsung oleh ITT Cup I.
Rutinitas kompetisi reguler seperti ini membuat agenda persiapan tim-tim lokal di Kecamatan Gerokgak menjadi lebih terjadwal dan memiliki ruang pembinaan yang jelas.
Meskipun hanya diikuti oleh klub-klub lokal di seputaran kecamatan, atmosfer kejuaraan yang berlangsung di sana kerap dijuluki ibarat "piala dunia mini". Terbukti, dalam konpeta sepak bola tingkat Kabupaten Buleleng, klub-klub dari wilayah barat selalu menjelma menjadi lawan yang sangat tangguh bagi tim-tim dari kawasan Buleleng tengah maupun timur.
”Tujuan utama kami menyelenggarakan turnamen ini adalah untuk menelurkan bibit-bibit pesepak bola potensial dari Gerokgak. Targetnya, mereka nanti bisa terjaring dan bergabung dengan Kontingen Buleleng untuk berlaga di ajang Porprov Bali 2027,” ungkap Penyelenggara ITT Cup I, Indriati Tanu Tanto.
Layaknya manajemen kejuaraan besar di luar negeri, panitia merencanakan ITT Cup ini akan diselenggarakan secara rutin setiap dua tahun sekali. Jadwal berkala ini sengata diatur agar tidak bertabrakan dengan agenda Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam) Gerokgak.
Apresiasi tinggi juga datang dari Ketua Harian KONI Kabupaten Buleleng, Putu Nova Anita Putra. Ia mengakui, meskipun secara geografis Kecamatan Gerokgak berada cukup jauh dari pusat Kota Singaraja, namun iklim perkembangan olahraganya sangat sehat dan dinamis. Kompetisi sepak bola yang berputar rutin di wilayah ini terbukti sukses mencetak sejumlah nama pemain andalan yang memperkuat tim sepak bola Buleleng di ajang Porprov Bali sebelumnya.
Pihaknya berharap, sinergi dan atmosfer positif yang sudah terbentuk ini harus terus dirawat dan dijaga bersama agar talenta muda dari Gerokgak tidak putus di tengah jalan.
”Turnamen ini diharapkan bisa memberikan sumbangsih nyata. Apalagi dalam menyambut Porprov 2027 nanti, Buleleng sangat membutuhkan pasokan atlet dan talenta muda sepak bola segar yang mampu memberikan kontribusi prestasi terbaik,” pungkas Nova. [*]
Editor : Hari Puspita