Usai sukses mengharumkan nama Bali dan Indonesia di panggung dunia, atlet panjat tebing andalan asal Kabupaten Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi, 25, tiba di Tanah Air, Kamis (16/7/2026).
REHAT sejenak. Atlet berprestasi ini bakal memanfaatkan jeda waktu untuk melepas rindu bersama keluarga sebelum kembali menggenjot fisik menghadapi Asian Games Nagoya 2026, usai sebelumnya sukses menyabet medali emas di World Climbing Series Krakow 2026.
Baca Juga: Keren! Spiderwoman Bali Desak Made Rita Tembus Final World Climbing Series Madrid 2026
Suasana hangat mewarnai Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai saat wanita kelahiran 24 Januari 2001 tersebut mendarat.
Baca Juga: Fokus Targetkan Desak Rita ke Olimpiade 2028, FPTI Bali “Melepas” SEA Games 2025
Kedatangannya disambut jajaran pengurus KONI Kabupaten Buleleng yang dipimpin langsung Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, bersama para penggemar.
Dalam keterangannya, Desak mengaku ingin memaksimalkan masa liburnya di kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga tercinta sebelum kembali memeras keringat di pelatnas jelang helatan Asian Games Nagoya, September mendatang.
Kendati saat ini bertengger kokoh sebagai pemuncak ranking dunia nomor speed, Desak enggan cepat berpuas diri. Sebab, masih tersisa dua seri World Cup yang bakal menjadi penentu poin akhir.
”Jadi posisinya masih bisa berubah. Saat ini fokus saya adalah mempersiapkan diri menghadapi Asian Games,” tegas atlet berparas manis tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna menegaskan, penjemputan langsung di bandara merupakan bentuk penghargaan setinggi-tingginya dari pemerintah daerah dan masyarakat Buleleng atas dedikasi luar biasa Desak Rita di kancah internasional.
”Kami menjemput Desak atas nama KONI Kabupaten Buleleng sebagai bentuk perhatian dan apresiasi kepada atlet yang telah membawa nama harum Buleleng, Bali, dan Indonesia di berbagai kejuaraan dunia,” tandasnya. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali