GEDUNG itu tampak kotor. Tak terawat. Dari kejauhan saja sudah terlihat bahwa gedung itu tidak sedang baik-baik saja untuk beraktivitas.
Perbaikan gedung bangunan LLK Meliling sebagai pusat pelatihan keterampilan mulai dari kursus menjahit, bengkel, barista, tata boga dan lainnya bakal dilakukan perbaikan tahun 2023 ini.
“Bangunan balai latihan kerja Meliling dari bapak Bupati Tabanan sudah menyiapkan anggaran untuk perbaikan sebesar Rp 1,7 miliar lebih,” ujar Asisten II Setda Kabupaten Tabanan A.A Gede Delem Trisna Ngurah ditemui usai pembukaan pelatihan gelombang pertama di Gedung Dekopinda Kabupaten Tabanan.
Perbaikan gedung LLK Meliling tersebut sumber anggaran dari APBD Kabupaten tahun 2023. “Sejauh ini proses masih perencanaan eksekusinya tahun ini,” ungkap Gung Dalem.
Sementara itu Kepala UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Tabanan I Gede Nengah Sugiarta juga tak menampik perihal akan dilakukan perbaikan bangunan gedung LLK Meliling. Perencanaan perbaikan sedang berproses di Dinas PUPR Kabupaten Tabanan.
“Paling lambat bulan Agustus eksekusi pembangunan, kan prosesnya administrasi dulu, baru tender (lelang),” jelasnya.
Dia menambahkan sesuai hasil rembuk kemarin yang akan dilakukan, perbaikan rehab pada bangunan gedung LLK Meliling. Mulai dari tempat workshop, bangunan kantor administrasi, toilet dan kantin nantinya. Untuk bangunan kelas workshop pihaknya bakal membangun secara memanjang.
“Kami bagi nanti bangunan workshop menjadi empat kelas. Workshop barista, TIK, tata rias, roti kue dan spa terapis. Jadi bangunan workshop kami sekat-sekat nantinya,” pungkasnya.
Sekadar diketahui bangunan LLK Meliling memang sudah puluhan tahun rusak dan belum dilakukan perbaikan sejak tahun 1980 silam. Padahal LLK Meliling sangat menunjang peluang masyarakat untuk bekerja, setelah usai mengikuti pelatihan. Lebih lagi mengurangi angka pengangguran di Tabanan. [juliadi/radar bali]
Editor : Hari Puspita