Kasat Polair Polres Tabanan AKP I Nyoman Artadana mengatakan, korban yang diduga tenggelam di sungai atau Tukad Balian Banjar Dinas Lalang Linggah, Desa Lalanglinggah Selemadeg Barat bermula pada Minggu sekitar pukul 14.00 wita. Korban bersama keluarganya yang berjumlah delapan orang datang ke Tukad Balian dengan tujuan "Melukat" atau melakukan pembersihan diri.
Sesampai di sungai, ayah korban I Made Sujana, 47, bersama korban dan keluarga lainnya langsung melaksanakan melukat di sungai. Sesaat setelah itu korban keluar dari sungai dan duduk di pinggir sungai. Sedangkan keluarga korban lainnya masih mandi.
Saat berada di sungai sekira pukul 15.30, tiba -tiba gelombang air laut mencapai sungai dengan ketinggian sekitar 30 cm membuat ayah korban dan keluarga lainnya terseret.
Melihat hal tersebut korban yang berada di pinggir sungai berusaha melompat ke sungai bermaksud menolong ibu kandungnya Putu Sintya Dewi, 36. “Namun tiba-tiba korban tenggelam seperti tersedot pusaran air dan langsung menghilang. Sedangkan ayah korban dan keluarga lainnya bisa selamatkan diri,” terang AKP Artadana.
Dia menambahkan korban dan keluarga tinggal Jalan Gunung Agung Gang IA No.10 Banjar Dinas Mertayasa Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara Kota Denpasar.
Korban dan keluarga memang sengaja datang ke Tukad Balian untuk melukat. Tapi sayangnya malah musibah menimpa. “Sampai dengan saat ini pukul 19.00 wita korban belum ditemukan. Kami masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian,” pungkasnya. (uli) Editor : Donny Tabelak