Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Badah! Saluran Irigasi Jebol, Lahan Pertanian di Subak Bebaluan Terdampak

Hari Puspita • Minggu, 28 Mei 2023 | 19:05 WIB
TERKENA LONGSORAN : Kondisi material longsoran tanah akibat talang saluran irigasi Subak Bebaluan di Desa Tua Marga, Tabanan,  yang jebol. (foto:istimewa)
TERKENA LONGSORAN : Kondisi material longsoran tanah akibat talang saluran irigasi Subak Bebaluan di Desa Tua Marga, Tabanan, yang jebol. (foto:istimewa)
TABANAN, Radar Bali.id – Talang saluran irigasi milik petani di Desa Tua, Kecamatan Marga Tabanan jebol, Sabtu (27/5/2023). Jebolnya talang saluran irigasi itu diduga disebabkan oleh konstruksi dari bangunan saluran irigasi yang sudah tua.

Dari laporan petani setempat jebol talang saluran irigasi subak terjadi Sabtu pagi sekitar pukul 08.30. Sontak kondisi itu mengejutkan sejumlah petani yang bekerja di sawah.

Beruntung saat peristiwa jebol saluran talang irigasi itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun material longsoran tanah sampai menutupi seluruh badan jalan perbatasan Desa Tua dan Desa Baru Marga Tabanan.

Perbekel Desa Tua Marga I Wayan Budi Arta Putra tak menampik peristiwa itu. Jebol talang saluran irigasi itu berdampak terhadap pasokan air ke sejumlah subak di Desa Tua dan Baru Marga. Terutama di subak Bebaluan. Karena saat ini kondisi petani sedang melakukan pengolahan lahan pertanian mereka.

“Kalau jumlah lahan yang terdampak akibat saluran irigasi jebol kami tidak tahu pasti luasan. Namun ada sekitar ratusan hektar,” ucapnya.

Dia menyebut upaya penanganan terhadap saluran talang irigasi pertanian itu yang jebol sudah dilakukan oleh tim TRC BPBD Tabanan. Dengan melakukan pembersihan material longsoran, tetapi belum bisa tertangani. Lantaran menggunakan alat seadanya. “Material longsoran sangat banyak, apalagi talang saluran irigasi yang jebol sekitar 10 meter,” tandasnya.

Sementara itu Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan, I Gede Adi Ambara, mengaku jebolnya talang saluran irigasi tersebut itu disebabkan diduga karena kondisi bangunan sudah tua, yang sudah tidak kuat menahan debit air. Talang saluran irigasi jebol membuat material longsoran tanah menutupi jalan penghubung antara Desa Tua dengan Desa Baru Marga.

Sejumlah personil pihaknya sudah turun untuk melakukan penanganan material longsoran tanah. Sayangnya karena material begitu banyak belum bisa tertangani. “Rencana kami besok turun alat berat di lokasi,” ungkapnya.

Kejadian ini pihak sudah laporkan ke dinas terkait. Agar segera dapat dilakukan penanganan perbaikan pada saluran irigasi subak.

“Kalau soal kerugian kami belum bisa pastikan, tapi dampak dari talang saluran irigasi yang jebol terhadap lahan pertanian di Subak Bebaluan,” tandasnya. [juliadi/radar bali]

  Editor : Hari Puspita
#subak tabanan #tanah longsor #saluran irigasi #saluran irigasi jebol