TABANAN,radarbali.id - Upacara peringatan detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2023 di Tabanan nampaknya akan berbeda dari tahun sebelumnya.
Lapangan Umum Alit Saputra yang biasa menjadi lokasi upacara kini tak bisa digunakan. Karena sedang dilakukan perbaikan dan penataan oleh Pemerintah Tabanan melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) dengan nilai pengerjaan proyek sebesar Rp 6,7 miliar.
Kondisi demikian terpaksa membuat Pemerintah Kabupaten memindahkan lokasi upacara Bendera saat 17 Agustus di Stadion Debes Tabanan.
Baca Juga: Tradisi Tahunan, Mejaga-jaga di Klungkung Digelar Sehari Lebih Awal, Mengapa?
Kabag Humas Prokopim Setda Tabanan I Gusti Putu Winiantara mengaku pemindahan lokasi apel upacara bendera 17 Agustus ke Stadion Debes Tabanan, karena lokasi itu yang paling dianggap bisa digunakan.
“Kebetulan Lapangan Alit Saputra sedang proses perbaikan, maka upacara peringatan detik-detik proklamasi dipindahkan ke stadion Debes,” ungkapnya.
Untuk persiapan sendiri pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-detik proklamasi di Stadion Debes sudah jauh-jauh hari dilakukan.
Baca Juga: Perangi Rabies, Bali Telah Miliki 680 Ribu Vaksin Rabies untuk HPR, Australia Ikut Turun Tangan
Diawali dengan lokasi latihan dan penggemblengan pasukan pengibar bendera (Paskibra) dan pendirian tiang bendera yang dibuat di tengah lapangan sejak Minggu lalu. Bahkan di stadion Debes Tabanan sudah berdiri beberapa tenda dan pembuatan podium untuk pembina upacara.
Kami juga telah lakukan gladi resik upacara bendera yang akan melibatkan sekitar 2000 peserta.
“Salah satu yang diujicobakan (gladi) yakni penaikan dan penurunan bendera oleh Paskibra,” imbuhnya.***
Editor : M.Ridwan