Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tiga Ribu Warga Tabanan Masuk Daftar Tunggu Bedah Rumah, Baru Tertangani di 26 Titik

Juliadi Radar Bali • Sabtu, 16 September 2023 | 16:05 WIB

 

Ilustrasi bedah rumah di Tabanan.
Ilustrasi bedah rumah di Tabanan.

TABANAN - Sebanyak 26 titik lokasi bedah rumah bagi warga miskin di Tabanan akan dilakukan oleh Pekerjaan Umum,  Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan di tahun 2023. 

Bedah rumah itu dilakukan salah satu bagian dari upaya Pemerintah Daerah menangani kasus kemiskinan ekstrem.  

Sejauh ini proses pengerjaan bedah rumah masih pada tahap pengadaan bahan. Jika tak ada halangan akhir September 2023 mulai dilakukan distribusi bahan dan dikerjakan. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan I Made Dedy Darmasaputra mengatakan, 26 titik bantuan bedah rumah tersebut tersebar di 10 kecamatan.  

Kondisi rumah yang dibedah ini tak sampai melakukan pembangunan ulang, namun hanya renovasi dengan anggaran masing-masing rumah sebesar Rp 30 juta sesuai alokasi dari APBD daerah. Dan bantuan yang diberikan adalah berupa bahan. "Rumah yang akan dibedah ini kondisinya memang tidak layak huni alias rusak berat," ujar Dedy, Jumat (15/9).  

Dia melanjutkan proses dari eksekusi bedah rumah ini dalam tahapan pengadaan bahan. Bahkan untuk mengerjakan program ini memang prosedurnya panjang. Mulai dari survei kelayakan calon penerima. Kemudian kesediaan calon penerima untuk melakukan pengerjaan secara swadaya. 

Kemudian calon penerima yang mendapat bantuan bedah rumah ini perbaikannya dilakukan sendiri. Sebab bantuan bedah rumah tidak secara total melainkan semacam stimulan. "SK penerima kita sudah serahkan kepada bagian hukum. Jika tak ada halangan akhir September mulai eksekusi dengan target pengerjaan tuntas Desember 2023," beber Dedy Darmasaputra.  

Menurut dia, kategori untuk mendapatkan bedah rumah ini adalah warga yang masuk dalam DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial) hingga masuk dalam data RTLH (rumah tidak layak huni)."Proses pengerjaan bedah rumah ini kita sudah lakukan persiapan sejak Januari," ucapnya.  

Disisi lain 26 titik lokasi bedah rumah yang bakal dikerjakan belum menuntaskan pembenahan rumah tak layak huni di Tabanan dan upaya pengentasan kemiskinan di Tabanan. Sebab hingga sekarang ada 3.000 unit daftar tunggu rumah yang menjadi PR Pemkab Tabanan untuk diperbaiki. Hanya saja dalam penanganan 3.000 daftar tunggu ini bakal dilakukan bertahap dan mengutamakan kondisi rumah yang rusak berat.  

"Kami juga sedang menunggu bantuan bedah rumah dari pusat dalam hal ini Kementrian PUPR. Karena pusat sudah mulai mengumpulkan usulan dari masing-masing daerah. Dan kita mengusulkan 1.300 unit bantuan bedah rumah," pungkas Dedy. (*)

Editor : Donny Tabelak
#pupr #pemkab tabanan #bedah rumah #Dinas Pekerjaan Umum #rumah tak layak huni #kemiskinan ekstrem