TABANAN– Setelah tuntas pembangunan sejak tahun 2022 lalu, dermaga wisata yang berlokasi di Danau Beratan, Bedugul Baturiti sampai sekarang belum juga beroperasi. Padahal jika dikelola bisa mendatang pendapatan asli daerah baru bagi Pemkab Tabanan.
Sekedar diketahui dermaga yang berada dekat Daya Tarik Wisata Ulun Danu Beratan itu saat proses pembangunannya menelan anggaran APBN sekitar Rp 37 miliar dan rampung pengerjaannya di tahun 2022 lalu. Kini, usai rampung malah menjadi panjangan tidak terkelola.
Kasi Prasarana BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) Bali, Anak Agung Gede Oka Nirjaya mengaku Pemerintah Pusat memang bakal menghibahkan dermaga tersebut ke Pemkab Tabanan. Namun saat ini masih dalam proses melengkapi administrasi dan pemeriksaan lapangan. "Masih dalam proses hibah," ujarnya, Kamis (5/10).
Menurutnya lamanya proses hibah ini karena memang harus melalui tahapan. Salah satunya adalah melengkapi administrasi karena ada sejumlah point yang belum lengkap, salah satunya berita acara pemeriksaan bersama antara BPTD dan Pemkab Tabanan.
"Sekarang juga sedang proses pemeliharaan lapangan agar kondisi dermaga lebih siap pakai," akunya.
Untuk itu dia berharap proses melengkapi administrasi segera rampung sehingga akhir tahun 2023 ini bisa segera dihibahkan ke Pemkab Tabanan.
"Kita harapkan secepatnya bisa dihibahkan. Selain karena kurang lengkapnya administrasi juga sedang menyiapkan proses pinjam pakai yang sekarang sedang menyiapkan proposal pengelolaan dari Pemkab," tandasnya. ***
Editor : Donny Tabelak