Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Diterjang Banjir, PUPRPKP Tabanan Kebut Proyek 4 Jembatan, Target Kelar Desember tapi Fakta Begini

Juliadi Radar Bali • Jumat, 6 Oktober 2023 | 14:30 WIB

BELUM DIBETON:  Proyek Jembatan Marga-Apuan di Desa Tua Marga, Tabanan yang baru tahap penggalian tiang pancang.
BELUM DIBETON: Proyek Jembatan Marga-Apuan di Desa Tua Marga, Tabanan yang baru tahap penggalian tiang pancang.

TABANAN,radarbali.id – Pembangunan empat jembatan yang direkonstruksi ulang oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan terus dikebut pengerjaannya. Apalagi Dinas PUPRPKP Tabanan menargetkan tuntas Desember 2023 mendatang.  

Keempat jembatan yang dibangun ulang yang rusak akibat bencana alam banjir Oktober tahun 2022 lalu. Diantaranya jembatan penghubung Marga dan Apuan, jembatan Pegebengan menuju Ganter, jembatan Suralaga-Ganter dan Jembatan Gluntung menuju Uma Bali di daerah Kecamatan Marga.

Sejauh dari empat jembatan yang dibangun sejak bulan Agustus lalu, progress capaian pembangunan 50 persen lebih.

Baca Juga: Jembatan Jebol di Ubud-Gianyar Mulai Diperbaiki, PUPR Belum Tahu Jumlah Anggaran yang Dihabiskan

Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan I Made Dedy Darmasaputra, mengatakan pembangunan empat jembatan itu masih berjalan sampai sekarang. Dari pembangunan empat jembatan itu progresnya menunjukkan hasil yang cukup signifikan.

Jembatan Suralaga –Ganter saat ini progresnya sudah mencapai 69,59 persen dari rencana 42,77 persen.

Kemudian Jembatan Pegebegan-Ganter realisasinya 67,65 persen dari rencana 66,62 persen. Selanjutnya, Jembatan Geluntung-Uma Bali realisasi pengerjaan mencapai 52,61 persen dari rencana 45,77 persen.

Baca Juga: Lapor Pak! Sudah Setahun Jembatan Penghubung Dua Desa di Jembrana Rusak tapi Belum Juga Diperbaiki

Sedangkan Jembatan Marga-Apuan progres pengerjaan telah mencapai 40,112 persen dari rencana 39,519 persen. “Rata-rata progres pembangunan empat jembatan yang rusak akibat bencana alam tahun lalu telah mencapai rata-rata 50 persen,” kata Dedy, Kamis (5/10)

Capaian ini diklaim telah melampaui target yang direncanakan. “Ada juga juga sudah sampai 60 persen,” ungkapnya.

Dedy menjelaskan karena secara umum progres pengerjaan rata-rata di posisi 50 persen. Maka pihaknya optimis pengerjaan empat jembatan tersebut akan rampung sesuai target waktu yakni Desember 2023.

Baca Juga: Pungli di Jembatan Timbang Hutan Cekik, Atasan dan Dua Pegawai Kemenhub Segera Diadili, Kerugian Cuma Segini

Apalagi dibantu kondisi cuaca saat sekarang ini. Seperti diketahui, kondisi cuaca saat ini sedang memasuki musim kemarau sehingga tidak terganggu proses pengerjaan.

“Jadi optimis tuntas akhir tahun ini. Kami berharap seluruh pembangunannya lancar,” pungkasnya.

Seperti diketahui empat jembatan yang kini sedang dalam pengerjaan terpanjang pembangunan Jembatan Marga dan Apuan di daerah Tua Marga yang bisa menembus wilayah Baturiti. Dengan panjang jembatan dibangun sekitar 30 meter. Biaya pengerjaannya sekitar Rp 11,1 miliar lebih bersumber dari BKK Provinsi.

Baca Juga: Sudah Habiskan Anggaran Puluhan Miliar, Dermaga Danau Beratan Tak Kunjung Beroperasi

Selanjutnya jembatan pegebegan menuju Ganter menghabiskan anggaran sekitar Rp 5,7 miliar. Kemudian jembatan penghubung Suralaga-Ganter menelan anggaran sekitar Rp 8,4 miliar dan jembatan Gluntung menuju Uma Bali dibangun dengan panjang 12 meter anggarannya sekitar Rp 4,5 miliar.***

Editor : M.Ridwan
#proyek jembatan #target penyelesaian #jembatan #PUPRPKP Tabanan