Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Wow! Sanjaya Target Perbaikan Jalan Rusak di Tabanan Tuntas Sebelum Masa Jabatan Berakhir

Juliadi Radar Bali • Kamis, 12 Oktober 2023 | 20:25 WIB
KEBUT PERBAIKAN JALAN : Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya (berkacamata, kedua dari kiri) saat meresmikan Jalan Kabupaten Jegu, Penebel menuju Telaga Tunjung, Kerambitan sepanjang 4,8 KM(juliadi)
KEBUT PERBAIKAN JALAN : Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya (berkacamata, kedua dari kiri) saat meresmikan Jalan Kabupaten Jegu, Penebel menuju Telaga Tunjung, Kerambitan sepanjang 4,8 KM(juliadi)

TABANAN, Radar Bali.id – Bupati Tabanan menargetkan infrastruktur jalan kabupaten yang alami kerusakan berat hingga ringan harus tuntas pengerjaan. Ini target sebelum berakhir masa jabatannya tahun 2024 mendatang.

“Sekarang ini sekitar 96,4 persen jalan telah tuntas dibangun dilakukan perbaikan utamanya jalan kabupaten. Maka tersisa 4 persen jalan alami kerusakan. Saya target tuntas sebelum jabatan berakhir,” ujar I Komang Gede Sanjaya ketika meresmikan Jalan Kabupaten Jegu, Penebel menuju Telaga Tunjung, Kerambitan sepanjang 4,8 kilometer, Rabu kemarin (11/10/2023).

Sanjaya menjelaskan pembangunan infrastruktur ini khusus jalan di Kabupaten Tabanan berdasarkan dari kebutuhan dan keinginan masyarakat. Dan itu menjadi konsentrasinya ketika terpilih sebagai Bupati pada pilkada 2020 lalu.

Dulunya banyak masyarakat yang mengeluhkan soal kondisi jalan rusak. Misalnya daerah Penebel yang menuju Pura Besikalung. Disana itu banyak pedagang telur yang membawa telur dengan berdagang ke Denpasar.

Kalau melewati jalan itu banyak telur rusak. Ditambah dengan daerah Penebel lainnya seperti jatiluwih penghasil beras Tabanan juga petani disana mengeluhkan kondisi hal sama jalan rusak.

“Apa yang menjadi keinginan masyarakat perbaikan infrastruktur jalan ini, sehingga harus saya penuhi. Dan itu menjadi komitmen kami,” ucapnya.

Menurut Sanjaya, dari luas jalan di Kabupaten sepanjang 863 kilometer ini. Saat ini tersisa jalan kondisi rusak sekitar 4 persen yang belum tuntas dibangun atau sekitar 40 kilometer. Dan itu tersebar di beberapa titik dan merupakan jalan kabupaten terkonekting satu kecamatan dengan kecamatan lainnya.

“Jalan 4 persen alami kerusakan ini, sekarang memang ada beberapa titik telah dilakukan perbaikan di daerah Selemadeg Barat. Termasuk daerah Penebel juga. Saya sudah bicara dengan Kadis PUPR, tuntaskan tahun 2024,” ucapnya.

Sedangkan untuk jalan-jalan desa yang tidak bisa dilakukan perbaikan oleh Kabupaten. Pihaknya melakukan perbaikan dengan pola partisipatif. Di Tabanan sendiri ada program Side AUM (Stimulan Infrastruktur daerah Aman Unggul dan Madani). Program partisipatif ini masyarakat bisa memanfaatkan. Misalnya jalan desa ingin dilakukan perbaikan dengan betonisasi bisa mengusulkan.

“Tahun ini ada 128 titik lokasi jalan dilakukan perbaikan dengan program side AUM di seluruh wilayah Kabupaten Tabanan dan tuntas akhir desember ini perbaikannya,” pungkasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#infrastruktur #tabanan #jalan rusak