Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dikira Berjemur, Mayat Perempuan Ditemukan di Pinggir Pantai Yeh Gangga, Ini Cerita Warga yang Syok

Juliadi Radar Bali • Sabtu, 13 Januari 2024 | 16:50 WIB
MENGAGETKAN : Kondisi mayat perempuan yang ditemukan tidak bernyawa di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan. (Istimewa)
MENGAGETKAN : Kondisi mayat perempuan yang ditemukan tidak bernyawa di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan. (Istimewa)

TABANAN, Radar Bali.id – Seorang mayat perempuan ditemukan tak bernyawa di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, Jumat kemarin (12/1/2024). Mayat perempuan tanpa identitas sontak membuat heboh para nelayan warga sekitar Pantai Yeh Gangga.

Kapolsek Tabanan Kompol I Nyoman Sumantara membenarkan penemuan mayat perempuan itu.

Ia mengatakan penemuan mayat perempuan dengan ciri-ciri fisik rambut pirang, kulit sawo matang, kuku pakai cat warna biru dan tinggi badan sekitar 150 cm ditemukan pertama kali oleh salah seorang petugas kebersihan Pantai Yeh Gangga sekitar pukul 14.00 wita.

“Mayat itu ditemukan di pesisir Pantai Yeh Gangga lokasi tepatnya di depan Rumah Makan Beach Club Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara,” ujarnya.

Saat itu saksi mulai pukul 08.00 pagi sedang melaksanakan bersih-bersih di seputaran Pantai Yeh Gangga. Ketika bersih pantai dilakukan di depan Restaurant Yeh Gangga Beach Club, saksi mengira korban (mayat perempuan) sedang berjemur. Tetapi setelah di dekati, korban malah tidak menyahut. Kembali lebih mendekat malah kondisi korban sudah tidak bernyawa.

“Karena takut dan panik sehingga memanggil karyawan Rumah Makan Tulus Lobster Ni Putu Very untuk memeriksa kembali kondisi korban kembali. Ternyata korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan dilakukan di lapangan dan mendengar keterangan saksi, sebelum ditemukan meninggal. Korban datang sekitar pukul 11.40 wita. Dengan mengendarai Scoopy Nopol DK 2670 AAJ. Kemudian di parkir di bawah pohon ketapang di sebelah barat restaurant. Selanjutnya korban berjalan ke pinggir pantai.

Sementara untuk identitas mayat perempuan tersebut bernama Ni Putu Wulan Septiari asal Payangan Marga. “Mengenai penyebab kematian korban kami masih dalami saat ini, karena menunggu hasil visum dokter,” pungkasnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#tabanan #mayat #temuan