TABANAN, Radar Bali.id – Sebanyak 474 personel dikerahkan untuk melaksanakan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) pada 1.545 TPS di seluruh Kabupaten Tabanan.
Sebelum mereka bergeser melakukan pengamanan ke TPS, ratusan personel tersebut dikumpulkan dan di cek kesiapannya oleh Kapolres Tabanan di Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik, Tabanan Selasa (13/2/2024).
Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes mengatakan sebanyak 474 personil itu khusus untuk pengamanan TPS saja. Diluar itu ada nantinya sebanyak 207 personil yang patroli operasi untuk pengamanan pemilu. Mereka akan melakukan patroli ke sejumlah desa-desa dan TPS yang potensi tingkat kerawanan pemilu masih ada.
“Karena kami sudah petakan tingkat kerawanan pemilu dari kategori rawan, sangat rawan dan kurang rawan. Di Tabanan TPS zona sangat rawan ini berada di TPS 29 Banjar Pangkung Desa Delod Peken Tabanan,” kata AKBP Leo Dedy ketika usai memimpin apel gelar pasukan pengamanan TPS, Selasa kemarin,
Ia mengingatkan kepada seluruh personil yang terlibat dalam pengamanan TPS untuk tetap memberikan rasa aman, nyaman dan lancar dalam proses pemungutan suara.
“Kepada seluruh personil yang bertugas di TPS, karena ini perintah langsung dari Polri. Bagi yang bertugas dilarang membawa senjata api (Senpi) jenis apapun saat melakukan pengaman nanti,” jelasnya.
Menariknya saat pengamanan TPS di Tabanan ternyata juga melibatkan sekitar 400 anggota linmas dari 133 desa di Tabanan.
“Mengapa kami melibatkan unsur Linmas desa, karena linmas adalah satuan personil perlindungan masyarakat yang ada di desa-desa. Dimana secara keseharian mereka lebih mengenal tempat atau areanya serta potensi-potensi kerawanan TPS,” pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita