Pencarian Dana BKK Badung Bertahap, Penerima Diminta Secepatnya Menyusun LPJ
Juliadi Radar Bali• Jumat, 3 Mei 2024 | 21:30 WIB
ILustrasi dana BKK Kabupaten Badung yang disalurkan untuk sejumlah Kabupaten di Bali termasuk Tabanan
TABANAN, radarbali.id - Pemerintah Kabupaten telah menerima dana bantuan khusus keuangan (BKK) Kabupaten Badung tahun 2024 sebesar Rp 129 miliar.
Dana BKK ratusan miliar tersebut akan diperuntukkan untuk berbagai kegiatan fisik di Tabanan. Mulai dari pembangunan kantor desa, jalan, kantor hingga kegiatan fisik lainnya.
Kepala Badan Perencanaan Pengembangan dan Penelitian (Bapedda) Kabupaten Tabanan I Made Urip Gunawan mengaku pencarian dana BKK Badung sebesar Rp 129 miliar yang telah diserahkan oleh Pemkab Badung nantinya dilakukan bertahap sesuai dengan kebutuhan.
Di Tabanan sendiri dana BKK tersebut digunakan untuk berbagai hal kegiatan fisik di Tabanan. Mulai dari jalan, bangunan gedung, jalan subak, hingga kantor desa.
"Kalau rincian saya tidak hafal, tapi secara keseluruhan BKK untuk proyek fisik di Tabanan," ujarnya, Kamis (2/5).
Urip menegaskan bantuan BKK yang digulirkan Pemkab Badung ke Tabanan di bulan April ini sejatinya tujuan adalah untuk membangkitkan perekonomian masyarakat.
"Harapannya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin mengingat akan dilakukan evaluasi penggunaan hingga laporan pertanggung jawaban," ungkapnya.
Selain BKK Badung, Tabanan juga mendapat dana hibah sekitar 173 kelompok yang mendapat hibah. Secara keseluruhan sebesar Rp 102 miliar nilainya.
Pihaknya memastikan saat pencarian dana hibah dan BKK Badung nantinya tidak ada potongan apapun.
Pemerintah desa, masyarakat dan kelompok yang mendapat dana hibah dan BKK Badung tersebut pencariannya langsung ke rekening masing-masing.
"Jadi langsung ke rekening masing-masing, tidak ada masuk Pemkab Tabanan. Kami minta pula mereka penerima yang mendapat hibah dan BKK Badung untuk membuat laporan pertanggungjawaban (LKPJ)," pungkasnya.***