TABANAN, Radar Bali.id - Perumda Tirta Amertha Buana Kabupaten Tabanan menurunkan tarif biaya pemasangan sambungan baru atau sambungan rumah (SR) untuk pelanggan umum. Penurunan biaya tarif sambungan baru yang dulunya Rp 2,7 juta kini menjadi Rp 1,9 juta.
Kasubag Humas Perumda TAB Tabanan, I Wayan Agus Suanjaya mengatakan penurunan biaya sambungan baru air minum bagi pelanggan umum selain memang untuk mengerjar target jumlah pelanggan. Juga demi peningkatan pendapatan, sehingga bisa lebih bagi hasil pendapatan diberikan kepada Pemerintah Daerah
"Pertimbangan kami lainnya untuk mengurangi potensi penggunaan air sumur bor di Tabanan agar semakin banyak msayarakat yang beralih terhadap pemakaian air minum PDAM," ungkapnya, Rabu kemarin (5/6/2024).
Ia menjelaskan sampai dengan saat ini tercatat 64.973 sambungan air minum aktif. Dengan penambahan sambungan baru sebanyak 687 sambungan sejak bulan Januari sampai bulan Mei ini.
Meski terus terjadi penambahan sambungan baru air minum PDAM, pihaknya memastikan distribusi air ke pelanggan masih aman. Dengan melakukan optimalisasi sumber air yang ada.
Seperti sumber mata air Dedari dan Gangsang di Kecamatan Marga, dan mata air Nyanyi di Kediri, Telaga Tunjung di Kerambitan, menjadi fokus utama pengelolaan sumber air.
“Termasuk rutin melakukan step test (mencari titik kebocoran), rutin melakukan pemeliharaan jaringan, pembersihan di intake-intake yang ada di sejumlah instalasi pengolahan air (IPA) milik Perumda TAB," pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita