Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Warga Marah, Tanam Batang Pisang Gegara Jalan Rusak, PUPRPKP Tabanan : Itu Statusnya Jalan Desa

Juliadi Radar Bali • Kamis, 20 Juni 2024 | 02:20 WIB
DATANG KE LOKASI KEJADIAN : Dinas PUPRPKP Tabanan cek kondisi jalan rusak di Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan. (juliadi/radar bali)
DATANG KE LOKASI KEJADIAN : Dinas PUPRPKP Tabanan cek kondisi jalan rusak di Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan. (juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id - Adanya postingan masyarakat di media sosial (medsos) yang viral perihal kondisi jalan rusak di Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan, akhirnya mendapat respons. Masyarakat setempat sebagai aksi protes mereka menanam pohon di tengah jalan yang rusak menanam pohon pisang.  

Kondisi ini pun mendapat tanggapan dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten. Bidang Cipta Marga PUPRPKP Tabanan langsung turun cek ke lokasi melihat kondisi jalan rusak tersebut.

Kepala Bidang Cipta PUPRPKP Tabanan I Gede Partana mengatakan dari hasil pihaknya turun ke lapangan ternyata jalan rusak tersebut bukan status Jalan Kabupaten, melainkan jalan pedesaan. Jalan tersebut rusak sepanjang 900 meter dan berstatus jalan desa. 

 Baca Juga: Diguyur Hujan Lebat, Jalan Rusak Parah, Warga Bangun Jembatan Darurat

"Kami tidak bisa ambil proses perbaikan, karena statusnya jalan desa, bukan Jalan Kabupaten. Sehingga anggaran APBD untuk perbaikan jalan tak bisa masuk kesitu," ungkapn Partana Selasa kemarin (18/6/2024).

Meski Pemda Tabanan tak bisa lakukan perbaikan, namun pihaknya telah menawarkan solusi skema perbaikan kepada masyarakat desa setempat termasuk pemerintah desa. 

Yakni untuk perbaikan jalan desa rusak sepanjang 900 meter tersebut itu bisa dilakukan perbaikan dengan penanganan melalui dana desa. Kemudian solusi lainnya adalah masyarakat bisa mengajukan proposal perbaikan melalui hibah BKK Badung. 

 Baca Juga: Video Jalan Rusak di Desa Pegadungan, Sukasada, Buleleng, Diviralkan Warga, Ini Penyebabnya

"Jadi perencanaan perbaikan jalan rusak itu dari desa secara langsung. Sekarang tergantung desa. Gunakan dana desa atau usulan perbaikan dari hibah BKK Badung," jelasnya. 

Pihaknya menambahkan kepada masyarakat Banjar Carik Padang, Desa Nyambu Kediri yang ingin memperoleh informasi pasti dan jelas terkait kondisi jalan rusak tersebut. Bisa langsung mendatangi kantor PUPRPKP Tabanan.

Pihaknya mengetahui memahami kekhawatiran masyarakat terkait kondisi jalan ini dan pentingnya infrastruktur yang baik untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Terutama aktivitas pertanian warga.

Oleh karena itu, sinergi dan dukungan dari seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk mencapai infrastruktur yang mantap dan berkelanjutan. 

"Kami di Pemerintah Daerah akan terus memberikan informasi terkini terkait perkembangan penanganan jalan ini dan proyek infrastruktur lainnya di Tabanan," ucapnya. 

 

Sesuai dengan data di PUPRPKP Tabanan dari luas jalan kabupaten sepanjang 863.218 kilometer, masih tersisa 4 persen atau 20,230 kilometer kondisi jalan rusak kabupaten. Sedangkan jalan mantap yang sudah dapat dilalui masyarakat mencapai 96,40 persen atau sekitar 832.421 kilometer. 

 

Tidak hanya itu pada tahun 2024 ini beberapa jembatan rusak di Tabanan telahakukan rekonstruksi ulang. Seperti jembatan penghubung Marga dan Apuan, jembatan pegebengan menuju Ganter, jembatan Suralaga menuju Ganter dan Jembatan Geluntung menuju Uma Bali di daerah Kecamatan Marga. [*]

 

 

Editor : Hari Puspita
#tabanan #batang pisang #jalan rusak