TABANAN, Radar Bali.id - Nahas menimpa seorang buruh bangunan asal Banjar Dinas Tanah Bang, Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan, ditemukan tewas, Jumat (28/6/2024).
I Nyoman Santia, 54 tewas setelah mengalami musibah di lokasi proyek pembangunan ruko dan bengkel yang ia kerjakan di Jalan Gatot Subroto, Tabanan. Tepatnya di depan toko Alfamart Sanggulan, Banjar Anyar.
Korban diketahui tewas setelah tertimbun tanah pada sebuah pondasi bangunan yang ia kerjakan.
Baca Juga: Duh, Gegara Kecelakaan Kerja, Ibu Jari Kru Boat Nyaris Putus, Ini Kejadiannya
Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana membenar kejadian itu. Ia menyebut korban buruh bangunan I Nyoman Santia tertimbun tanah saat mengerjakan pembangunan proyek ruko dan bengkel sekitar pukul 11.30 wita.
Korban bekerja bersama tiga orang buruh bangunan lainnya termasuk mandor proyek. Di antaranya I Ketut Mundra, Sri Mulyoadi dan I Putu Miasa.
Baca Juga: Amor Ring Acintya, Kecelakaan Kerja, Terjatuh dari Lantai Dua Hotel Ibis Style, Pekerja Tewas
Seperti biasa, korban mulai bekerja pukul 08.00 wita dengan menggali tanah untuk memasang pondasi bangunan.
Sekitar pukul 11:30 wita mandor I Putu Miasa menyuruh korban untuk Istirahat makan siang. Namun apa yang terjadi tiba-tiba gundukan tanah lokasi korban yang membangun pondasi longsor. Sehingga menyebabkan korban tertimbun.
"Saat peristiwa itu buruh bangunan lainnya berusaha menyelamat korban, sayangnya korban tak selamat," ungkap Kompol Sukadana.
Untuk penyebab kematian korban murni alami kecelakaan kerja. Korban tertimbun tanah pondasi bangunan. Atas kejadian itu pihak keluarga korban telah menerima sebagai musibah.
"Untuk jenazah I Nyoman Santia telah dipulangkan ke rumah duka. Untuk dimakan secara prosesi agama hindu," pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita