TABANAN, Radar Bali.id - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Tabanan berencana melakukan penataan atau revitalisasi pada Pasar Tradisional Tamansari di Desa Delod Peken Tabanan. Revitalisasi pasar Tamansari dilakukan setelah kondisi bangunan pasar mengalami kerusakan berat terutama dari bagian atap banyak bocor.
Skema pembiayaan revitalisasi pasar Tamansari kini tengah diusulkan di Pemerintah Provinsi Bali. Bahkan timnya telah melakukan identifikasi lapangan terhadap bangunan pasar.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Tabanan Ni Ketut Sukartini mengatakan rencana pembangunan pasar Tamansari memang pihaknya telah usulkan ke Pemprov Bali. Proses usulannya untuk pembiayaan tengah berproses.
"Anggaran yang kita usulkan dalam revitalisasi mencapai Rp 4 miliar," ujarnya Rabu (24/7/2024).
Pasar Tamansari yang diusulkan mendapat revitalisasi karena kondisinya sudah rusak berat. Terutama sisi bagian atap bocor, termasuk pula bangunan pasar sehingga menyebabkan pasar kerap kali becek saat hujan. Dan ini mengganggu aktivitas pembeli dan pedagang di pasar. "Pasar Tamansari ini juga tidak pernah mendapatkan revitaliasi," ucapnya.
Di Pasar Tamansari saat ini pedagang yang berjualan lumayan banyak. Dari hasil identifikasi sebagai langkah persyaratan untuk pengajuan revitalisasi total pedagang berjumlah 189 orang. Terdiri dari pedagang berjualan di ruko 6 orang, los 55 orang, dan pedasaran 18 orang.
Lalu mengenai skema pemindahan pasar sementara, jika nanti usulkan revitalisasi disetujui. "Ini masih kami kaji untuk lokasinya," ucapnya.
Sukartini berharap Pasar Tamansari ini bisa segera mendapat perbaikan. Karena selain kondisinya yang sudah rusak berat pembeli di Pasar Tamansari lumayan banyak.
''Untuk pasar tradisional yang lain sementara belum ada yang kami usulkan. Baru Pasar Tamansari di tahun ini," imbuhnya. [*]
Editor : Hari Puspita