Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Antusiasme Tinggi Anak Muda Tabanan Jadi Pekerja Migran, Berikut Ini Pertimbangannya

Juliadi Radar Bali • Jumat, 6 September 2024 | 22:55 WIB
MENGURUS PASPOR : Suasana anak muda Tabanan yang mengurus rekomendasi paspor di Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Tabanan. (juliadi/radar bali)
MENGURUS PASPOR : Suasana anak muda Tabanan yang mengurus rekomendasi paspor di Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Tabanan. (juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id - Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja menyebut minat masyarakat Tabanan mencari kerja ke luar negeri masih tinggi. 

Hal ini bukan karena tidak tersedianya lapangan pekerjaan di  dalam negeri, tapi disebabkan oleh tingginya tawaran kerja dari luar negeri. Di  samping itu faktor tawaran gaji yang menggiurkan. 

Berdasarkan data Dinas Koperasi, UMKM dan Tenega Kerja di Tabanan tahun 2022 terdapat 1.231 orang dari warga Tabanan yang mencari rekomendasi paspor untuk bekerja keluar Negeri.

Sementara tahun 2023 mencapai 819 orang dan hingga per 31 Agustus 2024 sudah ada sebanyak 562 orang yang telah mengurus kelengkapan rekomendasi untuk bekerja keluar negeri. 

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Tabanan I Nyoman Putra mengatakan menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) diluar negeri masih menjadi pilihan warga Tabanan dan minat cukup tinggi. 

Penyebabnya karena mendapat gaji yang lebih besar dan setimpal dengan pekerjaan yang digeluti. Selain itu bekerja keluar negeri juga mereka berkesempatan untuk berlibur. 

"Warga Tabanan yang bekerja keluar negeri ini rata-rata dari angkutan muda. Tahun ini saja sudah tercatat 562 orang yang mencari rekomendasi paspor," ujarnya, Rabu (4/9).

 

Jumlah 562 orang, ini bisa meningkat sampai akhir tahun 2024, mengingat kebutuhan PMI bagi negara maju dan berkembang sangat tinggi. Karena setiap tahunnya ratusan hingga mencapai ribuan warga Tabanan yang didominasi anak muda mengurus surat rekomendasi paspor untuk keberangkat ke luar negeri. 

 

Warga Tabanan yang menjadi PMI mereka sebagian besar bekerja pada sektor pariwisata. Misal menjadi pekerja kapal pesiar dan hotel. Bahkan ada pula bekerja di hospitality, therapis spa dan pekerja pabrik. "Rata-rata paling dominan adalah bekerja di kapal pesiar," jelasnya. 

 

Tinggi minat warga Tabanan bekerja ke luar negeri ini. Pihaknya selalu mengingatkan agar selalu berhati dalam memilih tawaran bekerja ke luar negeri. Apalagi banyak info tawaran bekerja keluar negeri di media sosial saat ini. 

 

Masyarakat bisa datang langsung ke kantor Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja untuk meminta informasi mengenai PMI. Karena pihaknya membuka loket infokerja.

 

"Ini agar masyarakat tidak tertipu dan bisa mengantisipasi terjadinya penempatan pekerja non prosedural Pekerja Migran Indonesia (PMI)," tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#tabanan #pmi #pekerja migran