TABANAN, Radar Bali.id - Semakin dekatnya waktu kampanye, tim pemenganan paket I Nyoman Mulyadi-I Nyoman Ardika (Mulyadi-Sengap) terus merapatkan barisan.
Tim pemenganan paket MS Glowing pun kini bersiap menyiapkan sejumlah saksi untuk ditempat pada tempat pemungutan suara (TPS). Menariknya tim pemenangan Mulyadi-Sengap bakal menerapkan saksi berlapis di TPS untuk mencegah terjadi kecurangan saat pemungutan suara berlangsung.
Ketua Tim Pemenangan Mulyadi-Sengap I Nyoman Wirya mengaku saksi untuk calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan selain dari unsur partai politik juga disokong dari unsur relawan Semut (Semeton Mulyadi Tabanan). Nanti tugas saksi yakni ada yang bertugas didalam TPS ada pula yang memantau diluar TPS.
Baca Juga: Tarung di Pilkada Tabanan, Sengap Cuti Dari Celekontong Hingga Proses Kampanye
"Kami siapkan saksi berlapis. Formalnya dua saksi kami siapkan di TPS, tapi relawan Semut nanti ada yang mem-backup," ungkap pria yang juga selaku Ketua DPD II Golkar Tabanan. Jumat (13/9/2024).
Saksi ini yang pihaknya siapkan ini nantinya berasal dari gabungan unsur koalisi indonesia maju (KIM) plus. Mulai dari Partai Golkar, Gerindra, Demokrat, Nasdem, PSI dan partai pendukung lainnya.
Jika mengacu pada jumlah TPS yang sudah ditetapkan oleh KPUD Tabanan. Tabanan ada sekitar 850 TPS. Sehingga setiap TPS ada dua saksi yang bertugas. Kebutuhan saksi untuk tim pemenangan paket Mulyadi-Sengap jumlahnya sekitar 1.700 orang saksi.
"Kenapa kami siap dua orang saksi, selain mencegah terjadi kecurangan di TPS. Juga siapa tahu saksi pertama saat pemungutan suara berlangsung istirahat sehingga diganti saksi kedua," jelasnya.
Wirya menambahkan sejauh ini baik dari unsur relawan, tim pemenangan secara kelembagaan solid. Bahkan jumlah relawan terus bertambah.
"Tim pemenangan Mulyadi-Sengap, sudah satu bahasa dan satu tujuan untuk memenangkan pakt MS Glowing," pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita