Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Keluarga Korban Minta Pencarian Remaja Prancis Pendaki Gunung Batukaru Dilanjutkan, Hasil Masih Nihil

Juliadi Radar Bali • Selasa, 17 September 2024 | 13:11 WIB
PENCARIAN DI HUTAN : Anggota Polres Tabanan melakukan pencarian korban WNA Prancis yang hilang di Gunung Batukaru.   (Foto Polsek Pupuan Tabanan untuk Radar Bali)
PENCARIAN DI HUTAN : Anggota Polres Tabanan melakukan pencarian korban WNA Prancis yang hilang di Gunung Batukaru. (Foto Polsek Pupuan Tabanan untuk Radar Bali)

TABANAN, Radar Bali.id – Hilangnya remaja asal Prancis berinisial Txibo, 14,  yang tersesat di Gunung Batukaru masih menjadi misteri.

Kepolisian Polres Tabanan dengan tim gabungan ternyata masih melakukan pencarian terhadap korban yang hilang. 

Pencarian kembali dilakukan setelah adanya permintaan dari pihak keluarga korban. Laporan terakhir terhadap pencarian WNA asal Perancis pada Senin (16/9/2024) dengan tim pencarian menelusuri melalui jalur Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan.

 Baca Juga: Ketika Pencarian Pendaki Gunung Batukaru Asal Prancis Masih Nihil : Turunkan Anjing Pelacak hingga Drone pun Belum Ada Hasil

“Sampai hari ini personel gabungan melaksanakan penyisiran lewat jalur Mekori menuju Pura Batur Sigihan yang ketinggiannya sekitar 790 mdpl,” ujar Kapolsek Pupuan, AKP I Wayan Sudiarba, Senin (16/9/2024).

Ia menuturkan proses pencarian ini melibatkan 46 orang yang terdiri dari 21 orang dari Polres Tabanan, lima orang dari Polsek Pupuan, delapan orang dari Polsek Selemadeg, empat orang dari Polsek Selemadeg Timur.

“Ada juga dari anggota K-9 (anjing pelacak) dua orang, Perbekel Desa Belimbing, Bendesa Adat Belimbing, dan empat orang pemandu dari Desa Belimbing,” ungkapnya.

Namun sayangnya, proses pencarian yang dimulai dari pukul 08.00 hingga 16.00 Wita itu belum membuahkan hasil. “Masih nihil hasil,” ucapnya AKP Sudiarba.

Proses pencarian kembali dilanjutkan karena adanya permohonan keluarga. Terutama ibunya yang turut serta dalam proses pencarian. “Warga juga secara sukarela ikut membantu mencari,” imbuhnya.

Sudiarba menyebut proses pencarian ini juga dilakukan di dua pos lainnya yakni di Pujungan dan Karyasari yang salah satunya dilaksanakan oleh pihak Basarnas.

Menurutnya, proses pencarian dengan melibatkan banyak personil ini kemungkinan yang terakhir kalinya. Sementara besok, pencarian ke tengah hutan akan dilakukan oleh warga.

“Nanti kalau sudah ada petunjuk baru kami akan bergerak lagi untuk proses pencarian korban,” pungkasnya. 

Sebelumnya Txibo dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru bersama ayah dan kedua saudaranya. Mereka mendaki dari jalur Pura Malen wilayah Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan pada, Minggu 25 Agustus lalu. 

Rencana mereka akan turun di wilayah Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, karena sudah memesan hotel di wilayah Penebel. Alhasil Txibo saat turun malah tersesat di Gunung Batukaru dan dilaporkan hilang saat ini. Jejak korban yang hilang masih misterius. [*]

Editor : Hari Puspita
#prancis #gunung batukaru #pendaki gunung #orang hilang