TABANAN, Radar Bali.id - Rekrutmen petugas pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) yang dibuka Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tabanan sejak 12 September lalu dan akan berakhir 28 September nanti.
Ternyata terdapat beberapa kecamatan di Tabanan belum terisi penuh oleh calon pelamar PTPS.
Dari laporan yang terima Bawaslu Tabanan dari masing-masing panwascam tingkat kecamatan se-Tabanan. Kecamatan Tabanan dari kebutuhan 236 PTPS sudah ada pelamar 238 orang, Kerambitan dari 140 PTPS yang dibutuhkan baru terisi sebanyak 128 pelamar, Selemadeg Timur dari 96 kebutuhan PTPS sudah ada sebanyak 98 pemalar, Selemadeg dengan kebutuhan 80 orang PTPS terisi sebanyak 76 pelamar, Selemadeg Barat dengan 110 PTPS yang dibutuhkan sudah terisi penuh dengan sebanyak 112 pelamar dan Pupuan 168 PTPS dibutuhkan terisi 163 pelamar.
Baca Juga: Bawaslu Rekrut 857 PTPS di Pilkada Karangasem, Daftar 12-28 September 2024, Berikut Ini Syaratnya
Kemudian Kecamatan Penebel 202 PTPS yang dibutuhkan baru ada sebanyak 109 pelamar, Baturiti dengan kebutuhan 202 orang juga baru terisi sebanyak 138 pelamar, Marga dengan kebutuhan 170 orang terisi pelamar 147 pelamar dan Kediri dengan kebutuhan 296 PTPS baru ada sebanyak 81 pelamar yang mendaftar.
Ketua Bawaslu Tabanan I Ketut Narta mengatakan pembentukan PTPS yang pihaknya buka sejak 12 September lalu secara keseluruhan dari 10 kecamatan masih ada beberapa kecamatan dengan belum terisi penuh dengan pelamar. Bahkan baru ada separo pelamar PTPS dari kebutuhan disetiap kecamatan.
Misalnya Kecamatan Kediri pihaknya membutuhkan 296 PTPS, tapi pelamar baru mencapai 81 orang. Begitu pula dengan Kecamatan Baturiti 138 pihaknya butuhkan PTPS baru separo pelamar yang mendaftar.
"Artinya apa, ada beberapa kecamatan yang pelamar sudah memenuhi kuota kebutuhan, tapi ada pula baru separo pelamarnya," ungkap Narta.
Masih banyak kecamatan yang belum terisi penuh pelamar PTPS pihaknya dengan mengambil langkah dengan membuka rekrutmen pengawas PTPS pada saat Hari Raya Galungan.
Pada Hari Raya ini bagi kecamatan yang belum memenuhi kuota kebutuhan pihaknya telah meminta Panwascam Kecamatan untuk tetap membuka posko pendaftaran PTPS di Kantor Camat. Hanya saja Panwascam membagi tugas.
"Nah, saya minta kemarin dua orang petugas Panwascam untuk standby berjaga selama 4 jam secara bergantian. Agar mereka pula bisa melaksanakan sembahyang di Hari Raya Galungan," jelasnya.
Menurutnya, Narta di Pilkada Tabanan pihaknya membutuhkan sebanyak 1.700 petugas pengawas TPS atau dua kali kebutuhan dari jumlah TPS yang ada di Tabanan.
Saat ini baru terdapat pelamar PTPS yang mendaftar sekitar 1290 orang dari kebutuhan 1.700 PTPS. Sehingga pihaknya masih kekurangan sekitar 410 orang.
"Kami optimis 1.700 kebutuhan PTPS tersebut akan terpenuhi, karena masa pendaftaran masih sampai 28 September mendatang," pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita