Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Warga Kebon Padangan Pupuan, Tabanan, Hilang, Punya Riwayat Sakit Jiwa, Dicari dengan Bebunyian Gong

Juliadi Radar Bali • Rabu, 2 Oktober 2024 | 18:50 WIB
TERUS DICARI : Kondisi warga Banjar Dinas Galiukir Kelod, Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan saat melakukan pencarian warga yang hilang menggunakan gong. (Foto Krama Banjar Galiukir Kelod )
TERUS DICARI : Kondisi warga Banjar Dinas Galiukir Kelod, Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan saat melakukan pencarian warga yang hilang menggunakan gong. (Foto Krama Banjar Galiukir Kelod )

TABANAN, Radar Bali.id - Seorang warga Banjar Dinas Galiukir Kelod, Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan dilaporkan hilang, Selasa kemarin (1/10/2024). 

Korban I Nyoman Darmawan diketahui hilang oleh keluarganya Senin malam (30/9), setelah korban sempat pamit kencing kepada istrinya, namun saat itu korban tak kunjung kembali. 

Kondisi ini membuat keluarga korban dan istri dari Darmawan langsung melakukan pencarian, sayangnya korban tak berhasil ditemukan Senin malam itu.

Dari informasi dihimpun Senin malam sekitar pukul 23.00 wita Darmawan hendak pamit kencing kepada istrinya Ni Nyoman Rai sebanyak tiga kali. Hanya saja sampai pagi ternyata dilihat suaminya tidak ada ditempat tidur. 

Istri Nyoman Darmawan pun memberitahukan keluarganya dan langsung melakukan pencarian di sekitaran rumah dan kebun tak tak kunjung ditemukan sampai siang hari. 

Akhirnya keluarga pun melaporkan ke Bendesa Adat dan diteruskan ke Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk berkoordinasi melakukan pencarian. Bahkan warga setempat melakukan pencarian terhadap korban dengan menggunakan beleganjur. 

Perbekel Kebon Padangan I Wayan Juana membenarkan warganya yang hilang tersebut. "Korban Nyoman Darmawan yang hilang ini dalam kondisi memiliki riwayat sakit gangguan jiwa," kata Juana.

Korban yang menderita sakit gangguan jiwa padahal sedang melakukan pengobatan secara rutin. Sakit jiwa yang diderita kebetulan sudah lama. 

Atas hilangnya korban seluruh krama desa sampai dengan saat ini bersama aparat kepolisian Polsek Pupuan masih melakukan pencarian terhadap korban. 

Di mana pencarian terhadap korban dengan menggunakan gong bale ganjur. Dengan pencarian dilakukan pada seputaran rumah korban, kebun hingga persawahan.

Namun hingga saat ini korban belum ditemukan.   "Korban ini hilang meninggalkan rumah dengan ciri diperkirakan menggunakan celana pendek tanpa baju," tandasnya.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#tabanan #orang hilang #pencarian