Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sudah Capai 83,21 Persen, Belum Penuhi Target Partisipasi Pilkada Tabanan, Ternyata Targetnya Segini

Juliadi Radar Bali • Selasa, 3 Desember 2024 | 00:30 WIB
SUDAH 80 PERSEN LEBIH: Suasana proses pemungutan suara yang berlangsung di salah satu TPS di Desa Bengkel, Kediri Tabanan.(juliadi/radar bali)
SUDAH 80 PERSEN LEBIH: Suasana proses pemungutan suara yang berlangsung di salah satu TPS di Desa Bengkel, Kediri Tabanan.(juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id - Tingkat partisipasi pemilih masyarakat yang ditargetkan oleh KPUD Tabanan sebesar 85 persen di Pilkada Tabanan tahun 2024 masih meleset.

Dari jumlah pemilih sebesar 374.420 pemilih dengan rincian 183.823 pemilih laki-laki dan 190.597 pemilih perempuan yang masuk dalam DPT pilkada tahun ini. 

Jumlah tingkat partisipasi pemilih masyarakat mencapai 83.21 persen yang menggunakan hak pilih di Pilkada Tabanan. Hal itu disampaikan oleh Ketua KPUD Tabanan I Wayan Suwitra, Minggu kemarin (1/12/2024). 

 Diakui Suwitra, diawal memang pihaknya menargetkan jumlah partisipasi masyarakat untuk Pilkada Tabanan sebesar 85 persen. Namun hanya bisa menyentuh diangka 83,21 persen. 

"Kemarin target memang segitu 85 persen, tapi hanya bisa diangka 83,21 persen. Ya,  paling tidak ini mendekati. Prediksi kami Kabupaten Tabanan kemungkinan tertinggi tingkat partisipasi pemilih di Bali," ujarnya. 

Suwitra menjelaskan kembali, target partisipasi pemilih yang meleset sedikit, belum bisa mencapai 85 persen. Dengan kekurangan sekitar 2 persen sejatinya pihaknya bersama jajarannya penyelenggara ditingkat bawah sudah maksimal melaksanakan sosialisasi sampai lapisan masyarakat paling bawah. 

Selain itu pihaknya pula telah membentuk relawan demokrasi untuk mereka bekerja melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang Pilkada. 

"Saya melihat dan berdasarkan laporan dari kawan-kawan penyelenggara di bawah, kurang 2 persen tingkat partisipasi pemilih. Karena faktor ada kegiatan adat dan juga faktor cuaca hujan, sehingga membuat pemilih tidak menggunakan hak pilihnya di TPS," tuturnya. 

Dari sepuluh kecamatan yang ada di Tabanan dengan 850 TPS, tingkat partisipasi pemilih setelah pihaknya menghitung tertinggi berada di Kecamatan Marga dan terendah berada di Kecamatan Pupuan.  

Tingkat partisipasi pemilih 83.21 persen itu sudah secara keseluruhan. Baik untuk pemilihan gubernur dan pemilihan bupati. 

"Minimal mendekatilah target partisipasi. Kami kemarin tidak muluk-muluk pasang target," imbuhnya. 

Disisi lain Suwitra menyebut saat ini masih berlangsung proses perhitungan suara di tingkat PPK Kecamatan. 

Dari sepuluh kecamatan sudah delapan kecamatan menuntaskan pleno perhitungan suara untuk Pilkada. Tersisa masih dua kecamatan yakni Baturiti dan Kediri. 

"Dua kecamatan ini kemungkinan besok (Senin) selesai perhitungan suara. Dan selanjutnya kami akan melaksanakan perhitungan suara tingkat Kabupaten pada 6 Desember mendatang," pungkasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#tabanan #pilkada #target pemilih