Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sepanjang 2024 Muncul 24 Kejadian, di Tabanan Kasus Bunuh Diri Masuk Kejadian Menonjol, Pemicunya: Sakit Menahun hingga Asmara

Juliadi Radar Bali • Jumat, 3 Januari 2025 | 00:50 WIB
ilustrasi bunuh diri-JawaPos.com
ilustrasi bunuh diri-JawaPos.com

TABANAN, Radar Bali.id - Kasus bunuh diri masuk dalam gangguan menonjol di Polres Tabanan. Pasalnya kasus bunuh diri masih terbilang tinggi di Kabupaten Tabanan.

Kapolres Tabanan AKBP Chandra Citra Kesuma mengatakan meski bukan menjadi tugas polisi menyelesaikan kasus ini. Namun pihaknya selalu mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya aksi kasus bunuh diri.

Ada sekitar 54 gangguan yang terjadi di Tabanan tahun 2024. Sementara tahun 2023 ada sekitar 46 gangguan. Akan tetapi data gangguan ini ternyata jenis gangguan yang sering terjadi adalah bunuh diri. 

Bahkan pada tahun 2024 kemarin kasus bunuh diri mengalami peningkatan di Tabanan mencapai 16 kasus. Dengan rincian 4 kasus bunuh diri karena faktor sakit menahun, 3 kasus kasus masalah ekonomi, 8 kasus karena depresi dan 1 kasus karena masalah asmara. 

Bila dibandingkan dengan angka kasus bunuh diri di Tabanan tahun 2023 hanya sebanyak 10 kasus. Rinciannya 3 kasus karena sakit menahun, 6 kasus karena depresi dan 1 kasus karena faktor asmara. 

"Artinya apa bunuh diri masuk gangguan menonjol di Tabanan, naiknya mencapai 17 persen dan ini kasus bunuh diri terus setiap tahun terjadi," tutur AKBP Chandra, Rabu, kemarin (1/1/2024). 

Menurutnya, berbagai faktor pemicu terjadinya aksi bunuh diri di Tabanan mulai karena sakit menahun yang tidak kunjung sembuh, depresi, ekonomi hingga kasus asmara karena disakiti cinta ditolak dan cemburu. 

Meningkat kasus bunuh diri perlu menjadi perhatian semua pihak. Agar kasus ini tidak terulang lagi terjadi di Tabanan. 

Dari data ini pihaknya akan bawa ke dinas terkait dalam hal ini Dinas Sosial Tabanan agar menjadi penanganan serius mereka. 

"Selain itu kami menekan kepada anggota dibawah khusus Bhabinkamtibmas untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar menghindari aksi bunuh diri bila terjadi masalah apapun di kehidupan," tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#tabanan #bunuh diri #ulah pati