Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Cegah Risiko Kecelakaan, Jelang Lebaran BPBD Tabanan Rompes Pohon Perindang Kawasan Jalur Mudik

Juliadi Radar Bali • Kamis, 6 Maret 2025 | 20:40 WIB
ROMPES POHON : Petugas BPBD Tabanan bersama DLH Tabanan yang melakukan perompesan pohon perindang di Jalur Denpasar-Gilimanuk.  (foto: juliadi/radar bali)
ROMPES POHON : Petugas BPBD Tabanan bersama DLH Tabanan yang melakukan perompesan pohon perindang di Jalur Denpasar-Gilimanuk. (foto: juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id - Perompesan mulai dilakukan menjelang mudik Lebaran tahun 2025. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan mulai turun melakukan perompesan pada sejumlah pohon perindang di sepanjang jalur nasional Denpasar-Gilimanuk. 

Perompesan pohon perindang itu dilakukan demi keamanan jalur mudik, mengingat jalur tersebut akan dilalui pemudik dari wilayah Bali menuju daerah Jawa. 

Selain itu pada jalur Denpasar-Gilimanuk banyaknya kondisi pohon perindang yang sudah lapuk dan beberapa pohon perindang membahayakan pengguna jalan. 

Pemangkasan pohon perindang itu bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup serta dibantu oleh pihak kepolisian.

Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri mengatakan pemangkasan pohon perindag untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik nantinya yang melwati jalur mudik Denpasar-Gilimanuk saat mudik lebaran. 

Pemangkasan pohon perindang ini telah dimulai sejak Senin kemarin (4/3/2025) kemarin dan berakhir pada Rabu ini (5/3/2025).

"Perompesan pohon perindang ini kami akan lakukan secara kontinyu diawal bulan, pertengah bulan Marat dengan sasaran mencapai ujung perbatasan jalur Denpasar-Gilimanuk di wilayah Tabanan, tepatnya di Desa Selabih," ujarnya.

Ia menjelaskan, pemangkasan dilakukan terhadap pohon-pohon yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, seperti yang dahannya melebar ke tengah jalan, dalam kondisi lapuk dan dahang pohon yang sudah mati.

Untuk memudahkan proses pemangkasan pohon, petugas menggunakan mobil sky lift dari Dinas Lingkungan Hidup agar mudah menjangkau dahan-dahan yang tinggi.

"Sejauh ini ada sekitar 20 pohon perindang telah di pangkas di Jalur Denpasar-Gilimanuk," ucapnya. 

Bukan hanya pada jalur Denpasar-Gilimanuk yang dilakukan pemangkasan pohon melainkan pula juga dilakukan di jalur Denpasar-Singaraja dan jalur Antosari-Pupuan. Namun, saat ini fokus utama adalah jalur nasional Gilimanuk, mengingat pentingnya kelancaran dan keamanan perjalanan bagi pemudik Lebaran nantinya.

"Harapan kami dengan perompesan pohon perindang mengantisipasi dan menimalisir terjadi terpohon tumbang di Jalur Denpasar-Gilimanuk," tandasnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#Denpasar - Gilimanuk #tabanan #perompesan pohon #jelang lebaran