Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sterilisasi Terus Digencarkan di Tabanan untuk Tekan Populasi Anjing dan Cegah Rabies

Juliadi Radar Bali • Jumat, 11 April 2025 | 23:36 WIB

 

DISTERILKAN: Sterilisasi anjing dan kucing di Desa Manikyang, Kecamatan Selemadeg Tabanan. (juliadi/radar bali)
DISTERILKAN: Sterilisasi anjing dan kucing di Desa Manikyang, Kecamatan Selemadeg Tabanan. (juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id - Sejumlah hewan peliharaan anjing dan kucing yang ada di Desa Manikyang, Kecamatan Selemadeg Tabanan diberi tindakan sterilisasi oleh Dinas Pertanian Tabanan yang bekerjasama dengan sebuah yayasan animal di Bali.

Tidak hanya sterilisasi anjing dan kucing dilakukan Distan Tabanan. Melainkan melaksanakan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan warga setempat. 

Ada sebanyak 33 hewan peliharaan anjing dan kucing divaksinasi rabies. Sementara untuk tindakan sterilisasi sebanyak 28 anjing dan kucing. Kemudian ada 16 anjing dan kucing diberikan tindakan kastrasi dan tindakan ovariohisterektomi. 

Kepala Dinas Pertanian Tabanan I Made Subagia mengatakan pihaknya yang melakukan vaksinasi rabies hingga tindakan sterilisasi terhadap hewan peliharaan warga, lantaran adanya indikasi masih terjadi kasus gigitan anjing rabies. 

"Ini kebetulan ada laporan dan permintaan dari Desa Manikyang yang meminta diberikan vaksinasi rabies dan sterilisasi hewan anjing dan kucing. Sehingga kami turun bersama dengan Yayasan," kata Subagia, Kamis (10/4/2025). 

Sejatinya pelaksanaan vaksinasi rabies sudah rutin setiap tahunnya dilakukan di Desa Manikyang. Namun untuk tindakan sterilisasi sudah dua kali dilakukan di desa setempat. Kemudian juga diberikan tindakan kastrasi dan tindakan ovariohisterektomi pengangkatan organ reproduksi untuk mencegah pembiakan. 

Dengan tujuan untuk mengendalikan populasi hewan anjing dan kucing jenis hewan lokal yang populasi cukup tinggi di desa tersebut. Sementara di Tabanan sendiri populasi anjing khusus anjing sangat tinggi mencapai 62.104 ekor.

"Sterilisasi anjing dan kucing ini sebenarnya sangat membantu kami, untuk menekan populasi agar tidak ada hewan lokal anjing dan kucing yang dibuang ke jalanan yang berpotensi membawa penyakit rabies," tutur Subagia. 

Subagia menyebut warga desa di Tabanan yang memiliki hewan peliharaan anjing sejatinya boleh meminta untuk dilakukan tindakan sterilisasi. Bilamana kondisi populasi anjing di desa setempat sangat tinggi. Karena pelaksanaan sterilisasi anjing dan kucing ini adalah salah satu menekan kasus hewan penular rabies. 

Apalagi pihaknya di Distan tidak secara keseluruhan dapat menjangkau cakupan vaksinasi rabies lantaran populasi anjing yang tinggi. 

"Saat ini dari jumlah populasi anjing yang mencapai 62.104 ekor di Tabanan. Minimal cakupan vaksinasi rabies harus mampu 70 persen untuk mengendalikan penyakit rabies," tandasnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#selemadeg #tabanan #sterilisasi #kucing #rabies #anjing