TABANAN, Radar Bali.id - Pasar Bajera, Desa Bajera, Selemadeg Tabanan yang mengalami kebakaran hebat pada, Minggu kemarin (27/4/2025). Saat kebakaran itu terjadi sebanyak lima kios dan empat los pedagang yang hangus terbakar.
Kini Pemerintah Tabanan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) berencana melakukan perbaikan terhadap kios dan los pedagang Pasar Bajera yang terbakar.
Kepala Disperindag Tabanan Ni Made Murjani mengatakan pasca peristiwa kebakaran yang terjadi di Pasar Bajera pihaknya sudah melaporkan kepada pimpinan. Pihaknya pula tengah menghitung biaya perbaikan untuk kios dan los pedagang yang terbakar.
"Sekarang ini kami tengah merencanakan perbaikan pada kios dan los yang terbakar," kata Murjani, Rabu kemarin (30/4/2025).
Berapa biaya anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan kios dan los pedagang yang terbakar pihaknya belum bisa menyampaikan. Pasalnya masih dihitung dan dilakukan kajian oleh pihaknya.
"Jika tidak ada kendala rencana anggaran di APBD perubahan mendatang atau mencari sumber anggaran lainnya," tuturnya.
Sementara terkait sejumlah pedagang yang kios dan losnya terbakar. Pihaknya sudah melakukan relokasi ketempat yang baru sementara waktu agar mereka bisa berjualan.
"Lokasi relokasi masih berada di seputaran Bajera, nantinya mereka akan pindah setelah dilakukan perbaikan kios dan los," ungkapnya.
Seperti diketahui kebakaran Pasar Bajera terjadi saat kondisi pasar tengah tutup. Kebakaran Pasar Bajera diduga disebabkan oleh dupa api sembahyang yang berada didalam sebuah kios buah yang ada didalam pasar.
Akibat kebakaran itu lima kios dan empat los pedagang ludes terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 700 juta. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali