Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Cegah Petaka Ternak Sapi Meluas, Tabanan Siaga PMK, Vaksinasi Digenjot sampai awal Agustus

Juliadi Radar Bali • Sabtu, 26 Juli 2025 | 16:45 WIB
CEK TERNAK SAPI : Pengecekan dan vaksinasi PMK yang dilakukan di Tabanan pada bulan Maret lalu. (juliadi/radar bali)
CEK TERNAK SAPI : Pengecekan dan vaksinasi PMK yang dilakukan di Tabanan pada bulan Maret lalu. (juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id – Tabanan bersiaga menghadapi potensi menyebarnya virus yang menyerang sapi. Meskipun belum ditemukan adanya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Tabanan.

Dinas Pertanian melalui Bidang Kesehatan dan Peternakan Hewan terus menggenjot vaksinasi PMK untuk hewan ternak sapi. Vaksinasi PMK dilakukan untuk mengantisipasi penularan PMK pada hewan sapi. 

Pada bulan Juli ini Distan Tabanan kembali menerima sebanyak 1.700 dosis vaksin PMK. Vaksinasi PMK ini akan menyasar sejumlah peternak besar hewan sapi di seluruh kecamatan di Tabanan. 

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Peternakan Distan Kabupaten Tabanan drh, Gede Eka Patra Ariana mengatakan vaksin PMK sebanyak 1.700 dosis tersebut pihaknya terima pada Senin lalu (12/7/2025).

"Sebenarnya awal Juli kami harus terima vaksin tersebut. Namun baru datang, sehingga baru bisa Minggu depan kami mulai," kata drh Eka, Jumat kemarin (25/7/2025). 

Pihaknya menargetkan vaksinasi PMK dengan 1.700 dosis yang diterima langsung dari pusat melalui Pemprov Bali itu akan tuntas tidak sampai sebulan. Sekitar dua Minggu saja pasti habis vaksin PMK tersebut. 

"Dua minggu target kami, awal bulan Agustus sudah habis itu vaksin PMK," tuturnya.

Drh Eka melanjutkan vaksinasi ini akan menyasar peternakan besar hewan sapi di seluruh kecamatan di Tabanan. Dengan jumlah populasi sapi sebanyak 32 ribu ekor. "Vaksin ini akan kami bagikan kepada UPTD-UPTD puskeswan di kecamatan," jelasnya. 

Disinggung apakah ada kaitan soal adanya kabar kasus PMK di Kabupaten Jembrana sehingga Tabanan menggenjot vaksinasi PMK pada hewan sapi kembali. 

Drh Eka menjelaskan tidak ada kaitan dengan kabar kasus tersebut. Vaksinasi PMK ini memang rutin setiap tahun harus dilaksanakan. Dengan target membebaskan dan mengantisipasi adanya kasus PMK di Tabanan. Khusus di Tabanan sampai saat ini belum ada temuan kasus PMK. 

"Tidak ada kasus kami tetap siaga dengan memberikan vaksinasi PMK. Proses vaksin PMK selang seling dengan vaksin rabies.Vaksin rabies kami stop dulu,  sekarang untuk vaksin PMK dikebut," pungkasnya.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#virus #PMK #vaksinasi #ternak sapi