TABANAN, Radar Bali.id - Wajah warga Tabanan semringah. Bagaimana tidak, dalam sekejap, 2 ton beras yang dijual di pasar murah oleh Polres Tabanan ludes diserbu pembeli.
Berlokasi di pelataran Gedung Kesenian I Ketut Maria, pasar murah ini digelar pada Selasa (12/8/2025) dan hanya butuh waktu dua jam bagi masyarakat untuk mengangkut habis seluruh stok.
Pasar murah ini merupakan respons cepat dari Polres Tabanan untuk membantu masyarakat menghadapi laju inflasi yang masih tinggi, mencapai 3,60 persen. Harga kebutuhan pokok, terutama beras, yang melambung tinggi menjadi perhatian utama.
Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati, menjelaskan bahwa pasar murah ini adalah langkah strategis untuk menekan harga kebutuhan pokok yang saat ini memberatkan warga. "Harga beras kemasan 5 kilogram di pasaran bisa mencapai Rp 60-70 ribu," ungkapnya.
Namun, di pasar murah kerja sama Polres dengan Bulog Kediri ini, beras kemasan 5 kilogram dijual dengan harga sangat terjangkau, yaitu Rp 58.000. Selisih harga yang signifikan ini membuat antusiasme masyarakat begitu luar biasa.
"Masyarakat sangat antusias. Beras sebanyak 2 ton yang kami bawa langsung ludes dalam waktu dua jam," tutur AKBP Bayu Pati. Ia menambahkan, inisiatif ini tidak hanya berhenti di tingkat Polres. "Kami mengadakan pasar murah ini bukan hanya di tingkat Polres, tetapi juga akan sampai ke tingkat polsek-polsek," tegasnya.
Langkah ini menunjukkan komitmen Polres Tabanan untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan keamanan, tetapi juga dalam membantu mengatasi kesulitan ekonomi.[*]
Editor : Hari Puspita