TABANAN, Radar Bali.id – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, melakukan mutasi besar-besaran terhadap 56 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.
Proses pelantikan dan serah terima jabatan ini dilakukan secara daring melalui Zoom meeting pada Senin, 1 September 2025.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Tabanan Nomor 180/925/02/HK/2025, total ada 56 pegawai yang dimutasi dan dipromosikan.
Rinciannya, 8 orang pejabat eselon II (setingkat kepala dinas), 25 orang pejabat eselon III (setingkat kepala bagian/sekretaris dinas), dan 22 orang pejabat fungsional atau eselon IV.
Beberapa nama yang dirotasi di tingkat eselon II:
- I Nyoman Gede Gunawan, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial/P3A, kini dipromosikan sebagai Asisten III Administrasi Umum Setda Tabanan.
- I Made Kristiadi Putra, mantan Kepala BKPSDM, dimutasi menjadi Staf Ahli Hukum dan Politik dan Pemerintah Setda Tabanan.
- I Nyoman Putra, Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja, kini menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip.
- I Gusti Ngurah Agung Suryana, Kepala Dinas Perikanan, bertukar posisi dengan I Nyoman Gede Gunawan menjadi Kepala Dinas Sosial/P3A.
- I Made Dedy Darmasaputra, Kepala Dinas PURPKP, dimutasi menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu.
- I Made Yudana, Kepala Dinas Kebudayaan, dimutasi menjadi Kepala Dinas Perikanan.
- I Made Subagia, Kepala Dinas Pertanian, kini menjabat Kepala Dinas Kebudayaan.
- I Nyoman Budana, yang sebelumnya Staf Ahli Hukum dan Politik, dimutasi menjadi Kepala Dinas Pertanian Tabanan.
Menurut Bupati Demi Kebutuhan Organisasi
Bupati Sanjaya menjelaskan bahwa mutasi ini adalah hal yang wajar dan lumrah dalam dinamika pemerintahan. Ia menegaskan tidak ada kepentingan lain di balik perombakan ini selain kebutuhan organisasi untuk optimalisasi kinerja dan penyesuaian dengan tantangan yang ada.
"Mutasi, rotasi, maupun promosi jabatan merupakan hal yang wajar. Tidak ada kepentingan lain selain kebutuhan organisasi. Semua dilakukan demi penyegaran, optimalisasi kinerja, serta penyesuaian dengan tantangan dan pelayanan publik yang semakin kompleks," ujar Sanjaya.
Sebagai kepala daerah yang memasuki periode kedua, Sanjaya menekankan pentingnya dukungan dari birokrasi yang lebih dinamis dan berkualitas. Ia juga berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja yang lebih baik.
"Saya minta kepada semua pejabat, khususnya yang baru dilantik, untuk menjaga dan bahkan meningkatkan capaian ini. Tabanan harus tetap menjadi yang terbaik, tidak hanya di Bali, tetapi juga di tingkat nasional," pungkasnya.[*]
Editor : Hari Puspita