TABANAN, Radar Bali.id – Sebuah musibah menimpa I Wayan Suardana, warga Banjar Angseri, Desa Angseri, Baturiti, Tabanan, pada Rabu (8/10/2025) kemarin.
Saat dirinya tengah khusyuk mengikuti upacara pengabenan tetangganya di desa, rumah pribadinya justru dilalap api hingga ludes tak tersisa.
Peristiwa nahas ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.30 WITA. Korban, I Wayan Suardana, diketahui meninggalkan rumah dalam kondisi kosong untuk menghadiri upacara di setra desa setempat.
Berawal dari Suara Ledakan dan Colokan TV yang Lupa Dicabut
Menurut Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Gusti Made Berata, dugaan kuat penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Sumber api diduga berasal dari colokan listrik televisi di kamar korban yang lupa dicabut.
"Korban lupa mencabut colokan televisi yang berada di kamar. Terdapat colokan cuk rol yang melintang di lantai di samping kasur sampai ke televisi," ungkap Iptu Made Berata, mengutip keterangan korban dan hasil olah TKP.
Saat upacara pengabenan berlangsung, sepupu korban, I Wayan Wenten, yang kebetulan tetangga dekat, mendengar suara ledakan kecil berulang kali dari arah rumah Suardana saat sedang membuat anyaman keranjang. Awalnya suara tersebut tidak dihiraukan, namun setelah ledakan semakin keras, saksi menoleh dan terkejut melihat kobaran api sudah membesar di kamar rumah korban.
Melihat api yang cepat membesar, saksi segera berlari keluar mencari bantuan. Kebetulan di dekat lokasi sedang ada acara pernikahan, sehingga warga berdatangan untuk membantu memadamkan api.
Api Cepat Membesar, Barang-barang Tak Ada yang Selamat
Warga yang tengah menghadiri pengabenan, termasuk I Wayan Suardana, segera dihubungi untuk kembali ke rumah. Meskipun sejumlah warga berupaya memadamkan api secara manual, namun kondisi cuaca yang panas membuat api menyebar dengan sangat cepat.
Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.00 WITA, setelah dua unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi. Sayangnya, meski pemadaman terbilang cepat, kondisi rumah telah hangus.
"Tidak satupun barang berhasil diselamatkan. Seisi barang di rumah korban ludes terbakar," pungkasnya.
Akibat kebakaran ini, I Wayan Suardana diperkirakan menderita kerugian hingga sekitar Rp 300 juta. [*]
Editor : Hari Puspita